Kisah Pemkab Demak Rangkul Ulama Bangun Demokrasi

DEMAK, Mediajateng.net – Sebagai kita yang dikenal religius, Pemerintah Demak menggandeng erat ulama dalam pembangunan sumber daya manusia. Terlebih untuk menyikapi perbedaan menjelang tahun politik ini.

Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Drs. Dwi Heru Asyanto dalam acara Forum Komunikasi Ulama Umaro Kecamatan Karangtengah Kabupaten Demak yang berlangsung di Ruang Pertemuan Kecamatan Karangtengah, Rabu 21/2/ 2018 mengajak bergandengan tangan meneguhkan komitmen bersama untuk membangun Demak tercinta sesuai visi Kabupaten Demak terwujudnya masyarakat Demak yang agamis lebih sejahtera, mandiri, maju, kompetitif, kondusif, berkepribadian dan demokratis.

“Dengan adanya forum ini dapat menjalin komunikasi timbal balik antara ulama’ dan umaro’ di Kecamatan Karangtengah. Apalagi sebentar lagi tepatnya pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang kita akan melaksanakan pemilihan Gubernur dan Wakil gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023,” katanya.

Beragamnya pilihan masyarakat akan calon pemimpin, lanjutnya, sangat memungkinkan terjadinya gesekan. Namun semuanya dapat diantisipasi jika masyarakat mengerti dan paham mengenai tata cara dan aturan berpolitik.

Heru berharap berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman lebih mengenai pendidikan politik bagi elemen masyarakat khususnya pemilih pemula.

“Saya minta para kyai mau dan mampu mengawal segala tahapan demokrasi, mulai dari sebelum hingga pasca pilgub 2018. Perbedaan pilihan adalah hal yang biasa. Namun, perbedaan yang ada tidak menjadi sumber perpecahan tetapi menjadi satu ikatan yang harmonis. Berikan saran, petuah yang menyejukan masyarakat dan jika terjadi perselisihan jadilah peredam yang mampu berikan solusi yang baik di masyarakat, imbuhnya.

Sementara itu Camat Karangtengah Bekti Utomo, SH.MH menyampaikan forum ini untuk menjaga sinergitas dalam penyelenggaraan pemerintah desa.

“Untuk mari bersama kita dukung program unggulan Bupati Demak, salah satunya dengan menjadikan desa di kecamatan karangtengah ini lebih baik dan mandiri,” ajak Bekti.

Dia menambahkan, dengan perencanaan pembangunan secara matang dalam membangun desa melalui forum tersendiri di antaranya musyawarah desa di tingkat RT dan RW.

Kegiatan ini diikuti 100 peserta terdiri dari Forkopimcam Kecamatan Karangtengah, para kyai, tokoh agama, para kepala desa, tokoh masyarakat, dan dinas instansi se-kecamatan Karangtengah.