169 Paket Sembako Murah Demi Turunnya Kemiskinan di Demak

DEMAK, Mediajateng.net – Dengan bacaan sholawat dan takbir Bupati Demak HM. Natsir menggunting pita dan melepaskan balon sebagai tanda diresmikannya pembukaan pasar murah di Desa Tambakroto Kecamatan Sayung, Minggu pagi (18/03/2018).

HM. Natsir didampingi istri, Hj. Suntari M. Natsir selaku ketua TP PKK Kabupaten Demak, Wakil Bupati Demak, Sekda Kabupaten Demak beserta istri, Dandim 0716 Demak beserta istri, Kapolsek Sayung, para Asisten Sekda Demak, Para Kepala OPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Demak, serta para Camat se-Kabupaten Demak.

Pasar murah ini dilaksanakan untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Demak ke-515 tahun 2018 serta merupakan salah satu upaya pemerintah Kabupaten Demak dalam membantu meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Pasar murah menyambut Hari Jadi tahun ini dilaksanakan satu kali dan di fokuskan di desa terdampak banjir di Kecamatan Sayung.

Barang yang dijual berupa sembako, makanan olahan dan pakaian. Dalam kegiatan pasar murah ini barang yang dijual telah mendapatkan subsidi paling sedikitnya Rp. 1.000,- (seribu rupiah) dari tiap item barang yang dijual oleh peserta pasar murah.

Peserta pasar murah ini berjumlah 66 peserta yang terdiri dari instansi pemerintah, BUMD, BUMN, perbankan, organisasi wanita, organisasi kemasyarakatan, koperasi, UMKM serta Rumah Sakit Pelita Anugerah.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Demak, Nanang Tasunar David Nanarutomo,MM selaku penyelenggara menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Demak sendiri menyediakan bahan makanan sejumlah 169 paket kebutuhan pokok masyarakat di mana satu paketnya seharga Rp. 49.525.

“Paket tersebut berisi 1 (satu) liter minyak goreng, 1 (satu) kilogram gula pasir dan 10 (sepuluh) bungkus mie instan, dengan diberikan subsidi sebesar Rp. 29.525,” katanya.

Bagi masyarakat berpendapatan rendah yang telah memiliki kupon (masyarakat desa Tambakroto, desa Pilangsari, desa Prampelan dan desa Bulusari) hanya perlu membayar sebesar Rp. 20.000,- (dua puluh ribu rupiah).

Kegiatan ini selain bertujuan untuk membantu meringankan daya beli masyarakat juga diharapkan mampu meningkatkan produk UMKM di Kabupaten Demak.

“Sehingga ke depannya angka kemiskinan di Kabupaten Demak semakin menurun, mengurangi tingkat pengangguran dan mensejahterakan masyarakat,” katanya.