Tras N Co Research Luncurkan Penghargaan “Pertama di Indonesia” 2017

Jakarta – mediajateng.net

Diawal tahun 2017, Tras N Co Research kembali meluncurkan penghargaan untuk memacu pertumbuhan inovasi, kreativitas, dan invensi dalam dunia bisnis. Semangat untuk menjadi yang terdepan dan “Pertama Di Indonesia” layak diapresiasi, sehingga melecut spirit inovasi dan kreativitas pelaku bisnis di Indonesia menjadi lebih baik dan lebih masif lagi.

Penghargaan ini diharapkan dapat melecut kepercayaan konsumen dalam membeli sebuah produk atau layanan, serta mendorong semangat untuk selalu berprestasi, menjadi terdepan dan Pertama Di Indonesia, bagi merek-merek yang ada di Indonesia, ungkap Tri Raharjo Chairman Tras N Co Research dalam siaran persnya.

“Pertama Di Indonesia” merupakan apresiasi dan pengakuan bergengsi yang diberikan kepada perusahaan atas prestasi inovasi dan karya yang berhasil diciptakan guna meningkatkan daya jual produk atau jasa dengan menjadi pionir di kategori bisnisnya untuk diberikan pengakuan publik atas prestasi dan karya tersebut sebagai peraih predikat “Pertama Di Indonesia”,”Ungkapnya

Untuk dapat menentukan Pemenang di kategori bisnis dan industrinya, maka Tras N Co Research melakukan survei terhadap 100 perusahaan yang terpilih dan tersurvei, yang dinilai telah berhasil menciptakan inovasi dan karya “Pertama Di Indonesia”.

Adapun Metodologi Penilaian “Pertama Di Indonesia” berdasarkan tiga aspek penilaian yaitu

1. The First Aspect, bahwa Perusahaan yang meraih penghargaan ini memenuhi unsur Pertama di Indonesia di kategori produk atau pun jasa, baik inovasi atau pun pionir di kategorinya.

2. Evidence Aspect, perusahaan peraih Pertama Di Indonesia memiliki alat bukti atau dapat dibuktikan melalui pemberitaan media sebagai Pertama Di Indonesia untuk dikategori produk dan jasanya.

3. Validation Aspect, bahwa perusahaan peraih Pertama Di Indonesia wajib menandatangani surat validation data atau disclaimer sebagai Pertama Di Indonesia dan atau dibuktikan dengan online validation survei melalui mesin. (MJ-303)

Comments are closed.