Media Jateng, Jakarta – Komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan berorientasi kinerja kembali mendapat pengakuan nasional.
Dijang Indonesia HR Excellence 2026, SIG meraih tiga penghargaan sekaligus dengan predikat Excellent, predikat tertinggi dalam ajang tersebut, untuk kategori Learning & Development (L&D), HR Digitalization & People Analytics, serta Wellbeing Management.
Penghargaan diserahkan oleh Dewan Juri Indonesia HR Excellence 2026, Priyantono Rudito, kepada Direktur Human Capital SIG, Hadi Setiadi, dalam rangkaian acara Indonesia HR Excellence Conference and Awarding 2026 yang diselenggarakan oleh SWA Media Group bersama Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LM FEB UI) di Hotel Shangri-La Jakarta pada Rabu 10 Juni 2026.
Indonesia HR Excellence memberikan apresiasi atas kinerja pengelolaan SDM pada perusahaan-perusahaan lintas industri. Penilaian dilakukan oleh para profesional dan akademisi terkemuka melalui berbagai parameter, mulai dari inovasi, keselarasan dengan strategi bisnis, hingga dampak nyata terhadap kinerja perusahaan.
Direktur Human Capital SIG, Hadi Setiadi, dalam rilisnya, Jumat 19 Juni 2026 menjelaskan, di tengah dinamika industri yang semakin kompleks, kualitas SDM menjadi faktor penentu daya saing perusahaan.
Oleh karena itu, SIG menempatkan pengembangan human capital sebagai bagian integral dari strategi bisnis untuk memastikan perusahaan mampu beradaptasi, berinovasi, dan tumbuh secara berkelanjutan.
“SIG memandang human capital bukan sekadar fungsi pendukung, melainkan enabler untuk pertumbuhan kinerja perusahaan. Melalui Human Capital Architecture, kami fokus mempercepat penguasaan kapabilitas kritikal yang mendukung operational excellence, digital and commercial agility, serta cost transformation. Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus menghadirkan praktik pengelolaan SDM yang memberikan nilai tambah bagi bisnis,” ujar Direktur Human Capital SIG.
Transformasi pengelolaan SDM di SIG diperkuat melalui pengembangan Strategic Human Capital Information System (HCIS) Framework dan People Analytics yang mengintegrasikan strategi human capital dengan pengambilan keputusan berbasis data. Sistem tersebut didukung platform People Analytics dan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang memungkinkan proses pengambilan keputusan berlangsung lebih cepat, akurat, dan relevan dengan kebutuhan bisnis.
Sebagai bagian dari transformasi tersebut, SIG meluncurkan platform digital Elevate pada awal tahun 2026. Platform yang dikembangkan sepenuhnya secara internal ini dirancang untuk mengelola siklus kinerja dan pengembangan karyawan dari hulu ke hilir, mulai dari penetapan KPI, pemantauan capaian, evaluasi kinerja, hingga perencanaan pembelajaran dan pengembangan talenta.
Digitalisasi pengelolaan SDM juga diperkuat melalui sebuah dashboard yang memungkinkan perusahaan memantau, menganalisis, mengidentifikasi, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan biaya, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran
Pada aspek pengembangan talenta, SIG menerapkan pendekatan yang memastikan setiap program pembelajaran dan pengembangan secara langsung mendukung penguasaan kompetensi kritikal yang dibutuhkan bisnis.
Selain fokus pada pengembangan kompetensi, SIG juga terus memperkuat budaya inovasi di lingkungan perusahaan. Melalui berbagai program dan kompetisi inovasi, SIG mendorong lahirnya solusi kreatif yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kinerja. Upaya tersebut berhasil meningkatkan jumlah inovasi sebesar 23 persen menjadi 1.243 inovasi pada tahun 2025, dengan partisipasi karyawan mencapai 9.376 orang atau meningkat 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami meyakini bahwa lingkungan kerja yang sehat, aman, dan nyaman merupakan fondasi bagi produktivitas, keterlibatan, dan kinerja yang berkelanjutan. Karena itu, SIG akan terus memperkuat kapabilitas dan produktivitas SDM sebagai penggerak utama pertumbuhan perusahaan,” tutup Hadi Setiadi.













