Slamet Kurniadi, S.Pd

Mengatasi Kejenuhan Belajar Jarak Jauh dengan Video Pembelajaran

Oleh: Slamet Kurniadi, S.Pd*)

mediajateng.net – Sejak kemunculan covid-19 pada pertengahan Maret 2020 kemarin, seluruh kegiatan siswa harus dilakukan secara daring atau online. Pembelajaran yang saat ini tidak dapat dilakukan secara tatap muka langsung, mengharuskan siswa untuk belajar mandiri di rumah. Akibatnya siswa kerap merasa bosan dan kehilangan semangat dalam belajar.

Rasa malas kerap dirasakan oleh para siswa karena harus belajar secara mandiri tanpa pengawasan yang ketat seperti pada saat pembelajaran di sekolah. Hal ini tentu akan sangat tidak baik, sementara masa pandemi yang belum jelas kapan berakhir.

Siswa juga memiliki karakter sendiri-sendiri. Ada yang dapat cepat memahami pelajaran dengan membaca, ada yang harus dijelaskan berulang-ulang. Ada juga yang mengalami kejenuhan sehingga malas dan kurang antusias dalam belajar. Guru dituntut untuk bias mentransfer materi pembelajaran yang harus dipelajari siswa dengan nuansa baru.

Permasalahn yang terjadi adalah kejenuhan siswa, beban orang tua/wali murid bahkan ada yang ke sekolah meminta agar sewgera diadakan tatap muka. Sementara sekolah belum mendapatkan ijin untuk tatap muka. Ini merupakan permasalahan yang timbul di tempat penulis bekerja di SD Negeri 4 Sirkandi Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara.

Mengatasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah menguasai keadaan dan sebagainya. Untuk mengatasi permasalahan yang timbul supaya reda, diperlukan suatu tindakan. Untuk mengatasi sebuah masalah harus diperlukan penyelesaian yang tepat.

Kejenuhan belajar adalah merupakan kondisi emosional yang dialami peserta didik ketika merasa lelah dan jenuh secara mental. Kejenuhan membuat kondisi seseorang menjadi bosan dan kurang tertarik pada sesuatu.

Menurut G. Dogmen (Aristorahadi, 2008) mengatakan bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) merupakan metode pembelajaran yang menggunakan korespondensi sebagai alat untuk berkomunikasi antara pembelajar dan pengajar.

Pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Indonesia merupakan hal yang baru yang dapat menimbulkan masalah tersendiri. Jika terlalu banyak permasalahan yang timbul dalam pembelajaran jarak jauh ini akhirnya lama kelamaan menurunkan motivasi belajar siswa.

Video adalah alat yang dapat merekam suatu kegiatan agar dapat dilihat kembali oleh diri sendiri maupun orang lain sebagai dokumen. Video bias juga disebut sebagai alat dokumentasi kegiatan. Ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk pembuatan video pembelajaran, anatra lain membuat ringkasan materi dalam bentuk power point dalam beberapa slide.

Slide ini yang akan dilakukan ketika akan dilakukan pengambilan gambar. Langkah selanjutnya adalah pengambilan gambar guru seperti mengajar di depan kelas. Jika ada kesalahan dapat dilakukan editing.

Dengan video pembelajaran siswa menjadi lebih antusias dan semangat dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh. Dalam video diberikan gambar dan audio yang menarik agar siswa tidak jenuh. Video pembelajaran dapat pula dengan membuat power point dengan narasi dan rekaman suara untuk mengisi materi pelajaran.

Video dapat dikirim melalui grup whatsapp kelas dan siswa dapat mendownload dan melihat video pembelajaran di rumah. Ketika mendapat tugas dari guru, siswa sudah memahami materi sehingga dapat diperoleh hasil belajar yang maksimal.***

*)Slamet Kurniadi, S.Pd
SD Negeri 4 Sirkandi, Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah