Ini Rahasia Perkembangan Bisnis Pangan Organik Eliza

SEMARANG, Mediajateng.net – Bisnis pangan lokal pangan sehat di kota Semarang mulai terlihat menggeliat saat ini. Sebagai ibukota provinsi Jawa Tengah, pola hidup masyarakat sekaligus kesadaran untuk hidup sehat semakin mendorong sektor pertanian kian tumbuh. Hal ini diakui sendiri oleh Eliza, salah satu pemilik toko pangan organik di wilayah kawasan Semarang Barat.

“Tahun 2017, kami mulai berani berekspansi lebih luas dalam membangun jaringan mitra bersama petani sayur mayur organik, seperti dari wilayah Kabupaten Magelang, termasuk akhir – akhir ini adalah mengandeng petani buah alpukat sehat dari wilayah Gebugan Kabupaten Semarang,” katanya, Kamis (21/6).

Mengandalkan teknologi digital yang semakin beragam, lanjutnya, dia berusaha mendekatkan produk pertanian ke tangan konsumen. Pembeli produk pertanian itu pun tidak hanya masyarakat di kota Semarang, akan tetapi juga merambah dari luar kota  seperti dari Jakarta maupun Yogyakarta.

Komoditas buah sehat, buah alpukat jenis mentega menjadi primadona usaha pangan lokal organik ini. Selain memiliki beberapa varian, alpukat jenis mentega ini memiliki kualitas yang terjamin enak di lidah konsumen. Hal inilah yang menjadikan varian alpukat dicari bahkan ditunggu – tunggu. Begitu panen tiba, distribusi langsung dilakukan.

“Untuk mempercepatnya ke tangan konsumen, layanan aplikasi online Go-jek menjadi sarana utama. Dan hebatnya, saking tingginya kebutuhan untuk sehat, konsumen sangat tidak terbebani soal harga.” tambahnya

Bertolak dari awal mula usaha pangan lokal ini berdiri kurang lebih tahun 2008, Eliza mengaku mendapatkan sejumlah tantangan yang tidak mudah. Awal mula, usaha ini hanya terfokus pada produk pertanian yaitu beras organik.

Sistem penjualannya pun masih sangat sederhana, door to door menyasar masyarakat yang benar – benar membutuhkannya. Untuk meyakinkan wong Semarang untuk mau melakukan konsumsi pangan sehat, nukan sekadar dalam segi harga, namun juga mampu untuk mendorong hal ini menjadi kebutuhan utama bagi kesehatan.

“Saat ini yang menjadi kunci bisnis pangan lokal organik,tidak lain adalah menjalin kerjasama secara kuat dimulai langsung dari para petani yang ada. Bukan hanya untuk mendapatkan harga yang lebih kompetitif akan tetapi yang terpenting adalah mendapatkan produk mereka yang terbaik. Tanpa komitmen dan kejujuran dari petani, kami sulit bertahan.” tutup Eliza, yang setiap bulan produknya dapat dilihat secara langsung di gelaran Pasar Sehat Semarang, kawasan Basilia Café Menteri Supeno Semarang. (Edo/MJ)

Comments are closed.