Diduga Hasil Hubungan Gelap, Bayi Perempuan Berusia 10 Hari Dibuang

Semarang mediajateng.net

Seorang bayi yang diperkirakan baru berusia 10 hari ditemukan di belakang rumah Jalan Genuk Karang Lo Rt 001 Rw 001, kelurahan Tegalsari, CandisarI Kota Semarang Minggu (19/2) sekira pukul 18.00. Saat ditemukan bayi berjenis kelamin perempuan ini dibungkus dalam kantong plastik warna hitam.

Bayi naas ini pertama kali ditemukan oleh Woh Handiko (39) yang saat itu sedang membersihkan halaman belakang rumah, melihat bungkusan tas plastik warna hitam. Setelah dibuka ternyata didalamnya berisi bayi perempuan yang sudah meninggal dunia.

Penemuan ini lantas oleh Woh Handiko memberitau tetangganya D.Sudjianto (60) yang kebetulan berkerja sebagai pengurus makam yang lokasinya tak jauh dari rumah saksi. Keduanya lantas melaporkan penemuan ini ke Polsek Candisari.

Kapolsek Candisari Iptu Dhayita Daneswari saat dikonfirmasi melalui ponsel membenarkan peristiwa penenuan mayat bayi berjenis kelamin perempuan ini. Namun dirinya belum dapat memastikan apakah bayi tersebut nerupakan korban pembunuhan

” masih kami lakukan penyidikan terkait kasus penemuan bayi perempuan. Kami belum bisa memastikan apakah bayi ini merupakan korban pembunuhan,”ungkap Dhayita saat dihubungi melalui ponselnya.

Lanjut Dhayita, jajaranya dibantu unit Resmob Polrestabes Semarang usai penenemuan mayat bayi ini langsung melakukan razia di sejumlah kos-kosan yang tak jauh dari lokasi penemuan.

Dari informasi yang berhasil didapat, bayi perempuan berusia 10 hari ini saat ditemukan terdapat sejumlah luka diantaranya pada leher bagian belakang. Diduga bayi ini sengaja dibunuh lantaran dari hasil hubungan gelap ( MJ-303)

Comments are closed.