Beli Lewat Online, Peredaran Narkoba Import Digagalkan

SEMARANG,MEDIAJATENG.NET – Kanwil Direktorat Jendral Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng dan Kantor Pos menangkap 3 orang tersangka yang terbukti memiliki beberapa jenis narkoba import yang dikirim dari Jerman, Belanda, dan Polandia.

Tersangka yang ditangkap itu diketahui bernama Adi, warga Ngaglik, Semarang, Erik, warga Jalan Kawi, Semarang dan Eva yang indekos di kawasan Tembalang. Dari penangkapan ketiga pelaku, berhasil disita barang bukti narkoba import berupa ekstasi sebanyak seribu butir, kokain 2,8 gram, MDMA 138,74 gram, kethamine 82,67 gram, dan LSD sebanyak 1.624 lembar.

Menurut Erik salah satu pelaku yang ditangkap, rancananya barang-barang haram tersebut akan diedarkan di beberapa tempat hiburan malam yang ada di kota Semarang. “Belinya melelaui forum online di website khusus. Kemudian dikirim kesini, rencananya akan diedarkan di tempat hiburan,” katanya didepan petugas.

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Tri Agus Prasetyo yang didampingi Kakanwil Ditjen Beacukai Kanwil Jateng dan DIY, Untung Basuki, serta kepala Kantor Pos Provessing Center Jateng,Soni Fajar mengatakan bahwa tersangka ini melakukan transaski secara online melalui forum drug’s.

“Tersangka bernama Erik ini membeli narkotika dari sebuah akun bernama @Homer dan setelah paket Narkoba sampai Semarang dia membayar memakai Bitcoin,” Ungkap Tri saat rilis kasus Rabu (28/12) di kantor Kanwil Beacukai Jalan Yos Sudarso.

Lebih lajut Tri Agus menambahkan Bahwa Bitcoin adalah sebuah mata uang virtual yang dapat digunakan untuk bertransaksi secara online dan lewat website khusus. ” Uangnya berjenis virtual, koin tersebut dapat ditukarkan dalam beberapa mata uang dollar, rupiah, euro dan yuan. Untuk 1 koin kisaran nilai tukarnya setara dengan 800 USD,” jelasnya. (MJ-303)

Comments are closed.