Belajar Tata Surya dengan Menggunakan Metode Role Playing

Oleh: Endah Purwaningsih, S.Pd.SD*)

Mediajateng.net – Menurut Wahyana dalam Trianto (2010:136) mengatakan bahwa IPA adalah suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematik, dan dalam penggunaanya secara umum terbatas pada gejala-gejala alam.

Dalam pembelajaran Kelas 6 tema 9 subtema 1 pembelajaran 1 KD 3.7 Menjelaskan sistem tata surya dan karakteristik anggota tata surya dan KD 4.7 Membuat model sistem tata surya.

Tata surya itu sendiri adalah kumpulan benda langit yang terdiri dari sebuah bintang yang disebut matahari dan semua obyek yang terikat oleh gaya gravitasinya, dalam materi tersebut di SD Negeri 3 Asinan, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara.

Saat awal pembelajaran materi tersebut peserta didik hanya menggamati gambar yang ditampilkan oleh guru atau gambar yang ada di dalam buku pelajaran saja , hal itu menyebabkan peserta didik kurang aktif, pembelajaran yang terjadi pun hanya satu arah guru menjelaskan dan peserta didik hanya mengamati.

Permasalahan tersebut mengakibatkan tujuan dan kompetensi pembelajaran yang dicapai tidak maksimal ditandai dengan nilai hasil evaluasi peserta didik pada pembelajaran yang sebagian besar masih di bawah KKM.

Hal itu tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi guru agar bisa menampilkan pembelajaran materi tata surya menjadi menarik, membuat peserta didik berperan dengan aktif, menciptakan komunikasi yang tidak hanya satu arah dan hasil akhirnya tujuan dan kompetensi yang ingin dicapai bisa maksimal.

Metode yang akhirnya dipilih guru adalah dengan metode Role Palying (bermain peran). Metode Role Playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan dan penghayatan peserta didik.

Pengembangan dan penghayatan dilakukan peserta didik dengan memerankannya sebagai tokoh hidup atau benda mati. Permainan ini pada umumnya dilakukan lebih dari satu orang, hal ini tergantung kepada apa yang diperankan.

Pada metode Role Playing, titik tekanannya terletak pada interaksi-interaksi dan pengamatan dalam suatu situasi masalah yang secara nyata. Peserta didik melakukan sebagai subyek pembelajaran, secara aktif praktik-praktik berbahasa (bertanya dan menjawab) bersama teman-teman pada situasi tertentu.

Hal ini sesuai dengan pendapat Moh.Saiful Rasyid, dkk (2019) bahwa Role Playing adalah salah satu model pembelajaran interaksi sosial yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk melakukan kegiatan belajar secara aktif dan personalisasi.

Adapun langkah-langkah metode Role Playing yang dilaksanakan guru adalah sebagai berikut: Pertama, guru menerangkan model Role Playing dengan cara sederhana. Kedua, guru menyampaikan materi yang akan diperankan.

Tiga, guru menunjuk beberapa peserta didik untuk melaksanakan tugas bermain peran. Empat, guru menetapkan dengan jelas masalah dan peranan yang harus diperankan oleh peserta didik. Lima, guru menetapkan peranan pendengaran. Enam, guru memulai Role Playing.

Tujuh, guru menghentikan Role Playing. Delapan, guru memberi kesempatan kepada pendengar untuk memberikan pendapat dalam permainan tersebut.

Dengan menggunakan metode Role Playing pada pembelajaran IPA tentang tata surya yang dilaksanakan di SDN 3 Asinan Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara hasilnya lebih berkualitas dan bermakna karena peserta didik terlibat dalam pembelajaran tersebut serta peserta didik juga merasa termotivasi karena proses pembelajarannya disajikan secara menarik dan menyenangkan, serta lebih berkesan sebagai pengalaman dalam pembelajaran seumur hidup.***

*) Endah Purwaningsih, S.Pd.SD
Guru SDN 3 Asinan, Kecamatan Kalibening,
Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah