Waspada,Pelaku Gendam Cari Mangsa di RS Kariadi,Seorang Nenek Jadi Korban

 

Semarang,Mediajateng.net-Seorang nenek mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisan Terpadu (SPKT) Polrestabes semarang setelah menjadi korban penipuan dengan modus gendam. Korban harus kehilangan uang tunai Rp.25 Juta dan 25 gram setelah bertemu dua orang wanita di rumah makan Solaria, komplek JavaMall lantai 3.
Korban diketahui bernama Koesnijah (81), warga Lempongsari Timur  IV/302 RT 004/004, Lempongsari,Gajahmungkur,kota Semarang. Menurut korban, kejadian itu bermula saat dia bertemu dengan seorang perempuan yang mengaku bernama Emy bertempat tinggal di kawasan Banyumanik Semarang di RS Kariadi hari Kamis (11/8) sekira pukul 12.00
“Usai periksa gigi, ada perempuan ndekati saya, ngajak kenalan katanya sakit saya seperti sakitnya temannya, trus tukar nomer HP”, Ungkap Koesnijah dihadapan Petugas SPKT petang tadi.

Karena penasaran dan ingin cepat sembuh dari sakit gigi, korban hari Jum’at (12/8)  sekira pukul 13.00 menelpon Emy dan janjian ketemuan di Java Mall. Diduga Korsnijah saat telpon itulah terkena gendam.

“saat ditelpon saya menurut saja ketika pelaku menyuruh membawa uang tunai yang ada dan semua perhiasan yang dirumah. Katanya uang dan perhiasan bisa berlipat ganda,” imbuh Koesnijah.

Setelah sampai di Java Mall Jalan MT Haryono Semarang sekitar Pukul 14.55 korban diarahkan oleh pelaku ke Rumah Makan Solaria di lantai 3 Mall tersebut. Ditempat itu ternyata sudah ada rekan terlapor yang mengaku bernama umi fatimah.

“Saya disuruh minum es teh, setelah itu uang 25 juta dan 25 gram perhiasan saya perlihatkan. Saya tidak sadar uang sudah berpindah tangan,” Terangnya.

Lebih lanjut Koesnijah menambahkan , dalam kondisi pengaruh gendam, pelaku umi fatimah mengatakan bahwa jika nanti menemukan dua benda bersinar yang akan menjadi keberuntungan. Saat itu pelaku memberi bungkusan plastik dan menyuruh korban untuk membuka  saat sampai di rumah.

Sesampainya di rumah bersamaan dengan pengaruh gendam hilang, koesnijah shock setelah membuka tas plastik yang ternyata berisi satu pak amplop kosong dan batu yang dibungkus tissue. Atas peristiwa ini korban langsung melaporkan kejadian yang baru saja dialaminya ke Polrestabes Semarang (MJ-303)

Comments are closed.