Media Jateng, Semarang – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono, menyebutkan bahwa pelantikan PPPK hari ini tidak sekadar perjalanan panjang non-ASN yang telah mengabdi di Pemkot Semarang, melainkan juga secara kuantitas yang terbanyak se-Jawa Tengah dan DIY.
“Alhamdulillah, per-1 Mei mendatang, para PPPK ini sudah aktif bekerja dan akan ditempatkan sesuai dengan jabatan yang dilamar. Mereka telah banyak mengabdi untuk kota ini, bahkan ada yang lebih dari 31 tahun. Ini adalah kali pertama bagi mereka mengenakan seragam Korpri,” ungkap Joko, usai mengikuti pelantikan ratusan PPPK di halaman Balaikota Semarang, Jumat 27 April 2025.
Lebih lanjut, Joko Hartono membeberkan gaji dari pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang baru saja dilantik akan naik atau disesuaikan dengan peraturan pemerintah, sekaligus akan menerima tambahan penghasilan pegawai (TPP). Penyesuaian gaji dan pemberian TPP tersebut akan mulai diberikan per tanggal 1 Mei 2025.
Baca juga : UNDIP, Ramah Peserta di UTBK-SNBT 2025 Terhadap Penyandang Disabilitas
“Selain mendapat gaji mereka akan mendapat TPP per 1 Mei nanti. Gaji pertama mereka setelah dilantik ini ditentukan oleh peraturan pemerintah sesuai kelas jabatan,” tutur Joko,
Joko mengatakan gaji para PPPK ini ditentukan sesuai dengan kelas jabatan. Sementara kelas jabatan tergantung pada tingkat pendidikan.
Nantinya pada tanggal 1 Mei juga, PPPK yang baru saja dilantik ini juga akan menempatkan diri sesuai dengan jabatan yang dilamar saat seleksi penerimaan.
Baca juga : Jangan Ubah Jalur Hijau, Menjadi Petani Kreatif di Generasi Anak Muda Sekarang
Momen pelantikan tersebut juga menjadi hal yang paling ditunggu, salah satunya oleh salah seorang peserta bernama Ihdina (27). Perempuan ini menyampaikan rasa syukurnya karena bisa diterima menjadi PPPK setelah mengabdi di Bagian Komunikasi Pimpinan dan Protokol Setda Kota Semarang selama 8 tahun dan perjuangannya kini membuahkan hasil.
“Alhamdulillah akhirnya hari yang ditunggu-tunggu oleh saya dan teman-teman non-ASN tiba. Saya sangat bersyukur sekali bisa menjadi ASN. Terima kasih saya ucapkan kepada pemerintah yang sudah memikirkan kami. Semoga setelah ini, kami bisa bekerja lebih maksimal dan lebih bersemangat lagi,” tuturnya.












