Tidak Menyalakan Lampu Utama, 2 Pengendara Motor Tewas Ditabrak Bis

Semarang-mediajateng.net

Seorang pengendara dan pembonceng sepeda motor Suzuki Satria Fu dengan nomor Polisi H 3899 AKG tewas ditempat setelah terlibat kecelakaan dengan Bus Haryanto B-7080-VGA di Jalan Brugjen Sudiarto Simpang Trafick Light Terminal Penggaron , Senin (17/4) sekira pukul 00.40.

Korban diketahui bernama Mat Salim (40), warga Tegalarum Tegalarum Mranggen Demak Sebagai: Pengendara Sepeda motor Suzuki Satria FU mengalam luka pada cidera kepala berat meninggal dunia di TKP, dan Ali Mutaqin (29) Penduduk Temuroso Guntur, Demak yang saat itu dalam posisi membonceng dan mengalami cidera kepala berat meninggal dunia di TKP.

Sementara sopir PO Bus Haryanto diketahui bernama Ma’al Usri Yursro (45) warga Ds. Lembuawu Pecangaan Kab. Jepara. Kondisi bus saat itu bemper depan kiri bus pesok, kaca depan kiri pecah, bodi kanan pesok, kaca kanan pecah.

Dari keterangan Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Catur Gatot Effendi melalu Kanit Laka Lantas AKP Sugito mengatakan bahwa kejadian laka lantas itu bermula Sepeda Motor Suzuki Satria FU yang dikendarai oleh Mat Salim saat mengendarai kendaraan tidak mengenakan helm dan tidak menyalakan lampu utama yang saat itu berjalan dari Timur (Demak) belok ke Barat ( Terminal Penggaron).

“Diduga kurang waspada pandangan depan dan tidak menunggu bebasnya arus sehingga terjadi laka dengan Kbm Bus Po Haryanto yang berjalan dari arah barat ke Timur kemudian Bus Po Haryanto oleng ke kanan menabrak pohon dan Taxi Rio yang dikemudikan oleh Budiyono saat berhenti menghadap Barat,” ungkap Sugito.

Sugito menambahkan, Penyidik laka lantas mendatangi TKP, korban sudah dibawa ke RS Pelita Anugrah Mranggen dan Barang bukti masih di TKP namun sudah berubah posisi, kemudian penyidik mengumpulkan bukti atau saksi lain untuk proses penyidikan lebih lanjut (MJ-303)