Satops Patnal Kanwil Kemenkumham Jateng Sidak Rutan Demak,Ada Apa?

Demak,mediajateng.net – Sebagai upaya deteksi dini pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib), Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Demak disidak  Tim Satops Patnal Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Selasa (17/5/2022).

Kusbiyantoro Kabid Pelayanan Tahanan,Kesehatan,Rehabilitasi,Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan yang memimpin kegiatan tersebut menyampaikan bahwa penggeledahan ini merupakan pengejawantahan dari perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan yaitu 3+1 melalui Surat Perintah Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah Nomor W13.UM.03.08-678 Tanggal 13 Mei 2022 mengenai pelaksanaan kegiatan Satops Patnal di UPT Pemasyarakatan Karesidenan Pati.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Dirjenpas yaitu 3 kunci pemasyarakatan maju dan back to basics,” ujar Kusbiyantoro.

Lebih lanjut Kusbiyantoro menerangkan tiga kunci pemasyarakatan maju yaitu deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, pemberantasan peredaran gelap narkoba, dan sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya menjadi senjata utama pemasyarakatan dalam memerangi narkoba. Ditambah dengan Back to Basics yaitu mengembalikan tugas dan fungsi pemasyarakatan sebagaimana mestinya. 

Seluruh Tim Satops Patnal didampingi oleh Petugas Rutan Demak menyisir kamar hunian secara serentak. Penggeledahan difokuskan pada target utama yaitu narkotika, handphone dan barang-barang terlarang lainnya.

Selanjutnya, Kusbiyantoro memberikan apresiasi terhadap Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Demak terkait program bebas peredaran uang (BPU) dengan menggunakan kartu Brizzi.

“Dari pemantauan saat razia kami tidak menemukan uang, melainkan kartu Brizzi yang dipegang oleh masing-masing warga binaan pemasyarakatan. Itu menunjukkan bahwa program BPU telah berjalan optimal, bagus!” ungkapnya.

Pada kesempatan ini pula, Kusbiyantoro menekankan akan pentingnya integritas dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, melaksanakan 10 perintah harian (Dasa Adi Brata) dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan menerapkan 3+1 serta mengamalkan Tri Dharma Petugas Pemasyarakatan sebagai tuntunan dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sehari-hari.

Pada penggeledahan kali ini, tidak ditemukan adanya handphone, narkotika dan senjata tajam. Barang yang tidak sesuai ketentuan disita dan dimusnahkan.

Diakhir kegiatan, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Demak, Riski Burhannudin menegaskan tanggung jawab mutlak seluruh Petugas Rutan Demak dan mengucapkan terimakasih atas kegiatan Satops Patnal Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah.

“Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab mutlak seluruh Petugas Rutan Demak. Seperti kita ketahui bersama bahwa keamanan bersifat dinamis, oleh karena itu seluruh petugas memiliki kewajiban dalam memastikan kondisi keamanan dan ketertiban senantiasa kondusif, aman dan terkendali,” terang Riski. (MJ/60)