Residivis Pembobol Rumah Kosong Ditembak

Semarang-medijateng.net

Petugas unit Resmob Polrestabes Semarang berhasil membekuk pelaku pencurian dengan pemberatan dengan menyasar rumah kosong di 7 TKP di wilayah kota Semarang selama empat bulan terakhir. Pelaku yang merupakan residivis ini terpaksa ditembak kakinya lantaran hendak melarikjan diri saat disuruh menunjukan rumah penadah barang hasil curian. Dalam penangkapan itu petugas juga meringkus penadah barang curian. Sedangkan satu pelaku bernama Wawan masih dalan pengejaran karena melarikan diri.

Pelaku bernama Harsono (42) warga perumahan Penggaron Regency Blok C 8, penggaron kidul, pedurungan, Semarang. Sebelumnya pelaku ini sudah tiga kali melakukan tindak kriminal pada tiga kali dan ditangkap oleh Polsek Tembalang, Pedurungan, dan Semarang Barat untuk kasus yang sama. Sementara penadahnya bernam Oji (44) ditangkap di rumahnya di kawasan Jalan Satria Barat.

Dari keterangan Kapolrestabes Semarang Kombel Pol Abioso Seno Aji mengungkapkan bahwa pelaku ini terakhir beraksi di rumah Lilis Setiyowarno (33) warga Purwomukti Barat I, Pedurungan Lor, Pedurungan Kota Semarang yang dilakukan pada tanggal (4/3) sekira pukul 09.30. Kerugian korban saat itu berupa uang tunai Rp, 25 Juta, Laptop, HP dari berbagai merk dan sejumlah surat berharga lainya.

” Modus pelaku ini dengan menggunakan obeng dan linggis untuk mencongkel dan menjebol tembok milik korban. Saat beraksi pelaku Harsono mengajak wawan dengan mengendarai sepeda motor,” ungkap Abioso

Sementara itu menurut pe gakuan Harsono mengatakan, mereka berdua masuk ke rumah korban dengan cara membobol tembok menggunakan obeng dan linggis.

“Saya melobangi tembok rumah korban rata rata 4 Jam, setelah itu saya yang eksekusi, sedang wawan berjaga di luar. barang barangnya, mulai dari TV, perhiasan maupun benda berharga lainya saya kuras. Nanti di jual ke wawan dan hasilnya dibagi rata,” ungkapnya

Selain menangkap dua pelaku pencurian dengan pemeberatan, Polisi menyita 13 item barang bukti diantaranya dua buah sepeda motor, 5 buah televisi berbagai merk, camera digital , telpon genggam, serta peralatan yang digunakan untuk mencuri seperti Obeng dan linggis. (MJ-303)