Polisi Gerebek Gudang Pembuat Pupuk Ilegal di Sukoharjo

Semarang-mediajateng.net

Petugas unit 2 subdit 1 Direkrorat Resese Kriminak Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng, Selasa (7/2) sekira pukul 12.15 menggerebek sebuah gudang Jalan Raya Solo- Yogyakarta Km 15-16 tepatnya di Dsn.Sidomulyo Kec, Gatak, Kab. Sukoharjo. Tempat ini digerebek lantaran diduga memalsukan beberapa merk Pupuk.

Pupuk yang dipalsukan adalah NCKL merk Seventran Trans, Cllotran, Ganek. Adapun modus yang digunakan, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Djarot Padakova mengatakan diduga pelaku mencampur garam dengan pewarna, Dolomit dan ZA selanjutkan dengan cara manual dan juga menggunakan molen

” setelah pupuk yang diduga plasu itu lanjutnya mereka mengemas pupuk ukuran 50 kg dan diperdagangkan ke daerah Gemolong Sragen, Boyolali, Sukoharjo dan Klaten,”ungkap Djarod dalam rilisnya yang disampaikan kepada wartawan Selasa (7/2) malam.

Saat penggerebekan pemilik usaha pembuatan pupuk yang diduga palsu yang bernama S tidak berada ditempat. Tempat ini diduga menjadi pembuatan pupuk dengan spek yang tidak sesuai sehingga merugikan petani karena efektifitasnya jauh berbeda dari pupuk buatan pabrik merk yang sama.

Dari penggerebekan itu Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 120 zak pupuk merek Cllotran, 123 zak pupuk merek Seventran Trans, 7 sak pupuk merek Ditransfer, 1 bendel kemasan kosong pupuk merek Cllotran, 1 bendel kemasan kosong pupuk merek Ganex.1 bendel kemasan kosong pupuk merek Seventran

Jika terbukti nelakukan pemalsuan merk dagang pelaku ini bisa dijerat dengan pasal berlapis diantaranya pasal 60 ayat (1) huruf f UU RI No 12 Tahun 1992 tentang Sistim Budi Daya Tanaman dan atau Pasal 106 Undang undang No 7 Tahun 2014 otentang Perdagangan dan Pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) huruf a dan e UU RI no 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen

Sampai saat ini Polisi masih melakukan penyidikan kepada saksi saksi, sedangkan gudang langsung diberi garis Polisi ubtuk kepentingan penyidikan (MJ -303)

Comments are closed.