Media Jateng, Tengaran – Di tengah sunyinya lereng pegunungan Tengaran, tepatnya di SD Negeri Sugihan 3, senyum anak-anak kecil kembali merekah. Hari itu, mereka tak hanya menerima tas baru dan alat tulis yang lengkap, tetapi juga menerima harapan, bahwa masa depan cerah masih terbuka lebar untuk mereka.
PLN Icon Plus melalui SBU Regional Jawa Bagian Tengah kembali melanjutkan langkah kebermanfaatannya lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Iconnectivity for Education. Berbeda dari sebelumnya, kali ini program difokuskan pada sektor pendidikan, dengan menyasar 18 siswa di SDN Sugihan 3, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Dalam kegiatan yang sederhana namun penuh makna ini, PLN Icon Plus membagikan bantuan pendidikan berupa tas, alat tulis, dan bentuk dukungan lainnya yang dirancang untuk menumbuhkan semangat belajar anak-anak di pedesaan. Bagi sebagian orang, mungkin jumlahnya tak seberapa. Namun di mata anak-anak ini, bantuan tersebut adalah hadiah istimewa yang belum tentu datang dua kali.
Septina Ika Kadarsih, M.Pd., Kepala Sekolah SDN Sugihan 3, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian yang diberikan kepada para siswa di sekolahnya.
“Kami jarang sekali mendapatkan perhatian seperti ini. Anak-anak di sini punya semangat belajar yang luar biasa, tapi fasilitas terbatas. Kehadiran PLN Icon Plus hari ini sangat berarti. Ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk nyata dari kasih dan kepedulian,” tuturnya penuh makna.
Program ini menjadi bukti bahwa kehadiran PLN Icon Plus tidak hanya untuk menghadirkan konektivitas digital, tetapi juga konektivitas emosional dengan masyarakat.
Baca juga : Tolak Esepsi Dakwaan, Mbak Ita Mau Sidang Langsung Menghadirkan Saksi
Direktur Utama PLN Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi, mengatakan bahwa pendidikan adalah pondasi utama bagi kemajuan bangsa, dan PLN Icon Plus memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaganya.
“Kami percaya bahwa anak-anak ini adalah generasi masa depan Indonesia. Memberikan mereka dukungan, sekecil apa pun, adalah bentuk investasi jangka panjang untuk negeri ini,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Arif Rohmatin, menambahkan bahwa program ini dirancang bukan hanya untuk memberi, tetapi untuk mendengar, hadir, dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Baca juga : Perempuan Inspiratif, Walikota Semarang Agustina Raih Penghargaan Puspa Bangsa 2025
“Di balik tas dan alat tulis itu, ada semangat dan harapan. Kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri. Ada yang peduli. Ada yang percaya mereka bisa sukses,” ungkapnya.
Ke depan, PLN Icon Plus berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program TJSL Iconnectivity for Education, tidak hanya pada bidang teknologi, tetapi juga pendidikan dan sosial lainnya, demi membangun desa-desa yang lebih cerdas, sejahtera, dan terhubung.












