“Pilkaret”, Pesta Rakyat Ala Warga Pesisir

DEMAK,Mediajateng.net-Di tengah cuaca tak menentu awal tahun 2017 ini, para pria di Dukuh Setro Kidul RT 02 RW 03, Desa Purwosari, Kecamatan Sayung, Demak, tetap bersemangat memasang tanda gambar para jagoannya di sudut-sudut kampung, Sabtu (7/12).

Tim sukses kandidat Ketua RT ini tak surut melangkah meski sebentar- sebentar panas menyengat dan sesaat berikutnya mendung gelap membawa gerimis.

Terinspirasi dari suksesnya pilkada langsung serta pilkades serentak yang digelar baru-baru ini, maka warga di wilayah barat Kota Wali ini menggelar pemilihan ketua rukun tetangga (Pilkaret) secara langsung.

Pesta demokrasi di lingkup pemerintahan terkecil ini akan digelar pada 22 Januari 2017 mendatang. Para calon ketua RT diberi kesempatan untuk bersosialisasi dan memaparkan visi misi mulai 6-21 Januari 2017.

Slamet Riyadi, salah seorang panitia Pilkaret mengungkapkan bahwa umumnya pemilihan ketua RT hanya dilakukan secara internal saat pertemuan rutin para kepala keluarga. Tanpa paparan visi misi ataupun persiapan politik dari para calon. Bahkan di beberapa wilayah bisa didapati pemilihan ketua RT secara aklamasi tanpa kehadiran sang calon, hanya bermodal profil calon yang ditunjuk oleh seluruh kepala keluarga.

“Pemungutan suara akan dimulai pukul 08.00-19.00 WIB. Nantinya surat suara akan dihitung sehabis sholat Isya’,” jelas Slamet.

Pilkaret kali ini diikuti oleh tiga orang kandidat yang akan berkompetisi, yaitu M. Hidayat, Moh. Adib, dan Nurul Jamal. Kandidat Ketua RT tersebut memiliki latar belakang profesi yang berbeda-beda, mulai dari swasta, pegusaha, dan Guru. Nantinya, kandidat yang terpilih sebagai Ketua RT akan menjalani amanah tersebut selama tiga tahun ke depan.

Pihak panitia menetapkan bahwa mantan ketua RT yang sudah dua kali menjabat tidak diperkenankan mencalonkan diri lagi.

Agenda pilkaret ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Mereka mengapresiasi ide para panitia yang menyertakan semua warga yang memenuhi syarat untuk memilih jagonya.

Mat Rochman, salah satu warga mengaku senang sebab praktik demokrasi sudah mencakup lingkungan terkecil setingkat RT.

“Tentu saja senang sebab ada model pemilihan seperti ini, pasti warga akan antusias memilih apalagi ada bonus doorprize,” ungkap Mat Rohman yang juga mantan ketua RT ini.

Panitia pilkaret memang menganggarkan doorprize berupa
voucher hp, makan gratis ataupun belanja di warung tetangga. Kupon akan dibagi setelah pemilih keluar dari bilik pemungutan suara. (MJ-045)

Comments are closed.