Keberadaan Burung Air di Wilayah Pesisir Demak Mulai Dilacak

Semarang,Mediajateng.net-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok pengamat burung, Halliaster Universitas Diponegoro Semarang, secara serentak melakukan pengamatan persebaran burung air di wilayah pesisir Demak, Timbulsloko, sejak Kamis (19/1) kemarin. Kegiatan pengamatan kali ini dilakukan sebagai bagian dari Asian Waterbird Census yang diselenggarakan bersama tim Wetlands International – Indonesia di tahun 2017.

“Wilayah Jawa – Bali menjadi daerah persebaran bagi endemi satwa burung air di tingkat Asia. Wilayah pesisir Demak menjadi salah satu bagian sasaran pengamatan dari keseluruhan 49 lokasi di tujuh provinsi.” Demikian penjelasan Arif Kurniawan sebagai koordinator tim pengamatan.

Tim pengamatan burung air kali ini terbagi dalam tiga kelompok, melibatkan kelompok pengamat burung dari Halliaster Universitas Diponegoro, Pelatuk Bird Study Club Universitas Negeri Semarang, serta kelompok Kepak Sayap dari UNS Surakarta.

Sebanyak dua puluh jenis burung air masuk dalam pengamatan tim Asian Waterbird Census di kawasan pesisir Demak, Timbulsloko.Diantaranya adalah burung pelikan, pecuk, bangau, dan camar. Pengamatan dilakukan untuk jenis populasi burung air yang secara teratur ditemukan di daerah lahan basah. Hasil pendataan populasi burung air nantinya digunakan untuk menentukan status jenis–jenis yang dilindungi.

Comments are closed.