Himmatisi USM Gelar Sekolah Kaderisasi

Semarang, Mediajateng.net- Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi ( Himmatisi) Universitas Semarang menggelar Sekolah Kaderisasi Dasar (SKD) bagi anggota baru pada secara daring.

Kegiatan yang diikuti 35 peserta menghadirkan narasumber dosen Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) USM Saiful Hadi MKom dan Kharisma Ayu MIKom.

Menurut Ketua Panitia Ahmad Dhofir, dalam rilisnya kepada mediajateng.net, Rabu (14/4) menjelaskan bahwa kegiatan dilakukan selama dua bulan setiap akhir pekan yaitu Sabtu dan Minggu dengan menghadirkan narasumber yang kompeten dan peserta mendapatkan materi kepemimpinan, motivasi, manajemen media publikasi, birokrasi, dan lain-lain

“Kegiatan SKD ini bertujuan untuk meningkatkan soft skill mahassiwa FTIK yang tergabung di Himmatisi sehingga nanti Ketika mereka mendapatkan amanah di keperngurusan sudah siap,” ungkap Dhofir, kepada mediajateng.net.

Dalam paparannya Saiful yang juga sebagai Pemred koran WARTA USM menyampaikan bagaimana teknik menulis berita dan manajemen media komunikasi untuk publikasi kegiatan mahasiswa agar pesan yang tersampaikan dengan baik.

“Kegiatan sebesar apapun kalau tidak dipublikasi akan tampak kecil, begitu juga sebaliknya kegiatan sekecil apapun kalua tidak di publikasi akan tampak kecil,” ungkap Saiful.

Saiful menambahkan tips bagaimana agar setiap kegiatan Himmatisi bisa terpublikasikan sehingga masyarakat bisa tau informasi terkait kegiatan Himmatisi USM, disela-sela materi ia juga memberikan tugas jurnalistik kepada peserta SKD agar para peserta bisa membuat berita yang up to date.

Salah satu mahasiswa Teknik informatika asal Bekasi Asiyah Nur Fitriyanti ini mengaku senang bergabung di Himmatisi karena dapat menambah wawasan hal-hal yang tadinya saya tidak tau menjadi tau, dan saya juga mengambil pelajaran saya harus menghilangkan rasa malu saya ketika berbicara di depan banyak orang.

“Awalnya saya pemalu namun setelah diberikan tugas oleh narasumber saat SKD ini saya menjadi berani biacara di depan publik, dan diberikan tugas membuat berita sehingga saya harus cekatan dan kreatif,” ungkap Aisyah.

“Dengan kegiatan ini saya bisa menamabh soft skill saya walaupun secara daring namun manfaatnya sangat luar biasa, bisa belajar organisasi, kepemimpinan, jurnalistik dan lain-lain” tambahnya.mj-70