Gubernur AKPOL : Saya Minta Maaf Dan Siap Dengan Segala Konsekuensinya

Semarang – mediajateng.net

Gubernur Akademi Kepolisian Irjen Pol Anas Yusuf meminya maaf kepada kelurga Brigdatar Mohamad Adam dan siap dengan segala konsekuensiya terkait meninggalnya Taruna tingkat II akibat dianiaya oleh 14 orang seniornya tingkat IIi pada Kamis (18/5) sekira pukul 01.30 dan meninggal dunia pada pukul 02.30.

Disamping permintaan maaf Anas Yusuf juga akan mengevaluasi apa yang menjadi kekurangan sistem pendidikan khususnya mulai dari sistem pengajaran, pelatihan dan pengasuhan sesuai dengan temuan dari pihak ektenal dalan hal ini Kompolnas

” Akan mengevaluasi perkumpulan Corp. Kegiatan ini sebenarnya bagus. Saya dan pak Kapolda dulu satu corp dari Jawa Tengah, tapi dalam kasus ini perkumpulan corp disalahgunakan,” ungkap Anas dalam jump pers di lobi Malolda Jateng Sabtu (20/5) malam

Anas menambahkan, khusus untuk pola pengasuhan akan mengedapankan pendekatan dalam lembaga pendidikan baik dari aspek kognitif, afektif dan psikomotorik.

Sementara itu Karo Provos Div Propam Polri Brigjen Rudolf Alberr Rodja menagaskan pihaknya tidak hanya memeeiksa dan melajukan penyidikan teehasa ke 14 Taruna tingkat III saja, tali juga akan memeriksa pengawas dan pengasuh yang pada saat kejadian sesang bertugas atau dinas

“kita akan mrlihat tingkat kesalahanya samlai dimana apakah nanti dia akan dikenakan kode etik ataukah kena disiplin. Ini sedang berjalan dan nanti kita sampaikan hasilnya,” ungkap Rudolf

Setelah penetapan tersangka sendiri Akpol maupun penyidik belum memberhentikan atau menahan ke 14 tersangka taruna tingkat III yang terbukti melakukan penganiayaan yang menyebabkan kematian Taruna tibgkat II Mohamad Adam. Ke 14 tersangkan hanya dalam batas pengawasan internal Akpol. Hari ini rencananya ke 14 tersangka akan menjalani penyidikan di Ditreskrimun Polda Jateng. (MJ-303)