Digendam, Harta Senilai Ratusan Juta Raib

SEMARANG, Mediajateng.net – Seorang warga Jl Puspogiwang Semarang diduga menjadi korban penipuan dengan modus gendam oleh orang yang baru dikenalnya. Akibat tindak kejahatan tersebut ia kehilangan berbagai jenis perhiasan senilai Rp 400 juta.
Berdasarkan keterangan Ferial (43), kejadian ini berawal saat korban hendak pergi ke ATM yang ada di toko oleh-oleh Bandeng Presto di Jl Pamularsih untuk mengambil uang. Saat akan mengambil uang itulah, kemudian muncul dua orang pria yang salah satunya menanyakan alamat Singapura Bank.
Beberapa menit kemudian datang lagi seorang pria berpakaian perlente mengaku bernama Rudi yang ikut nimbrung ngobrol. Saat melapor ke SPKT Polretabes Semarang, Ferial menyatakan ketika ke tiga orang tersebut berbincang-bincang, dia hanya diam dan melihat.
Di tengah perbincangan soal bisnis, tiba-tiba pria yang menanyakan alamat Bank Singapura, mengeluarkan jam dan oleh Rudi pun langsung ditawar Rp 1 miliar. Namun oleh pemilik jam, tawaran itu ditolak karena sudah ada yang mau membeli. “Mereka bercakap-cakap terus dan saya hanya melihat dan kemudian saya dibujuk oleh orang yang bernama Rudi untuk membeli jam merek Rolex yang diduga sebagai umpan penipuan. Namun karena tidak membawa uang saya disuruh pulang untuk mengambil,” ungkap ferial dalam laporan ke SPKT, Kamis (8/9) petang.
Dari sinilah Ny, Korban diduga mulai terkena gendam hingga menuruti saja keinginan komplotan ini unrtuk mengambil perhiasan emas dan berlian yang jika ditotal nilainya sekitar Rp 400 juta serta uang tunai puluhan juta rupiah.
Bahkan, ia menuruti saja ketika ketiga orang tersebut mengajaknya naik mobil Toyota Camry untuk diantar ke rumah. “Saya ditunggu di depan rumah, dan diajak kembali ke depan ATM di Jl Pamularsih dan saya baru sadar kembali setelah perhiasan yang saya ambil dari rumah sudah dibawa pergi oleh tiga orang itu,” kata dia. (MJ-303)

Comments are closed.