BatangJawa Tengah

Buruh Perempuan di Jawa Tengah Kian Dibutuhkan, Katanya Lebih Cekatan

×

Buruh Perempuan di Jawa Tengah Kian Dibutuhkan, Katanya Lebih Cekatan

Sebarkan artikel ini

Media Jateng, Batang – Buruh perempuan masih mendominasi sektor ketenagakerjaan terutama di Kawasan Industri Terpadu Batang.Dari catatan, saat ini jumlah buruh perempuan yang ada di KITB sekitar 3.730 orang.

 

Direktur Utama PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Ngurah Wirawan mengatakan, keberadaan buruh wanita ini sangat penting yang dinilai lebih cekatan dan produktif.

 

“Buruh wanita, menurut saya, penting karena merupakan mitra kerja yang kita anggap sangat produktif, karena fokus mereka kalau kerja. Cuma di rumahnya ada PR, punya anak masing-masing. Selama ini kita tahu masing-masing ya, mungkin media juga sudah banyak cerita kasus yang kemarin itu kan, ditinggal nggak terawat malah jadi korban,” kata Ngurah saat berada di lokasi kawasan industri, Kamis, 1 Mei 2025.

 

Baca juga : Ibu Bekerja, Anak Aman Berada di Daycare Kawasan Industri Terpadu Batang

 

Dengan adanya tempat penitipan anak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industroplois Batang, dan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan Rusun Tower 2 KIT Batang, pihaknya berharap kasus semacam itu tidak terjadi lagi di KITB. Meski untuk itu, memang buruh perlu sedikit waktu untuk mengantar anak ke tempat pentitipan dulu, kemudian mereka baru ke pabrik.

 

Terkait dengan itu, pihaknya akan membicarakan kepada para perusahaan di KITB agar bisa menyediakan tempat penitipan anak serupa. Dengan begitu, buruh perempuan yang memiliki anak, tak perlu ke tempat penitipan anak di Rusun Tower 2, tapi di perusahaan masing-masing. Namun bila pabriknya kecil dan ruangan terbatas, bisa membawa anaknya ke tempat penitipan anak Rusun Tower 2.

 

Selanjutnya, kata Ngurah, jika permintaan tinggi, pihaknya sebagai pengelola akan memperluas ruangan tempat penitipan anak, sebagai fasilitas untuk buruh. Di tempat penitipan anak, juga disediakan ruang laktasi untuk ibu menyusui.

 

Baca juga : BKOW Jateng Pindah Kantor Baru Keberkahan di Tahun Ini, Berikut Susunan Pengurus 2022-2027

 

“Gratis dengan ruangan yang ada saat ini (kapasitas) 25-30 anak bisa. Tapi nanti kalau yang mau nitip banyak, saya berkewajiban memperbesar lagi ruangannya. Harapan kami sih mungkin kalau kami kan pendekatannya masih CSR sekarang ya, sifat layanan. Tapi ketika nanti petugas-petugasnya itu juga makin bertambah, mungkin biayanya juga nanti kita coba lihat ya. Kalau bisa urunanlah dengan pabrik-pabrik yang lain,” ujarnya.

 

Ditambahkan, para ibu tidak perlu khawatir, mengingat di tempat penitipan anak ada Yayasan Pendidikan Ibunda yang siap menjaga anak-anak. Yayasan tersebut telah lama berfokus pada penanganan anak, dan diakuinya terampil. Tempat penitipan anak beroperasi dari pagi hingga sore hari, saat jam kerja usai.

 

Dalam kesempatan itu, bangunan Masjid An-Nahl yang berada tak jauh dari tempat penitipan anak, resmi dibuka. Hal itu akan menambah kemudahan buruh untuk melaksanakan ibadah salat, bagi yang beragama Islam.