Bupati Demak: Jangan Sampai Ada Kepala Desa yang Dijewer Polisi karena Dana Desa

DEMAK, Mediajateng.net –  Pemanfaatan dana desa hendaknya diselaraskan dengan 16 program unggulan pemerintah Kabupaten Demak, terutama program di sektor pembangunan dan pemberdayaan desa.
Bupati Demak,  M Natsir, mengatakan bahwa pada APBN pada tahun 2018, alokasi dana desa lebih dari Rp 60 triliun rupiah, sedangkan untuk Kabupaten Demak mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 229 miliar rupiah.
Oleh karena itu,  para kepala desa harus bijak dalam mengelola dan menggunakan dana sebesar itu, terutama untuk kesejahteraan rakyat desa yang dipimpinnya.
“Dana desa yang diperoleh, tentunya digunakan untuk mengangkat tingkat kesejahteraan masyarakat, menurunkan kemiskinan, mengurangi pengangguran dan kelompok terpinggirkan lainnya,” kata Bupati Natsir saat membuka acara Rapat Koordinasi Pemerintahan Desa Tahun 2017 di Pendopo Kabupaten Demak, Rabu (28/12/2017).
Acara tersebut dihadiri sebanyak 243 Kepala Desa dan Ketua BPD se Kabupaten Demak, 14 Perwakilan Perangkat Desa, Kepala OPD terkait, serta Camat se-Kabupaten Demak.
Bupati Natsir menambahkan, dalam mengelola anggaran pusat tersebut,  Pemerintahan Desa tidak bisa dibiarkan bekerja dan berjalan sendiri tanpa pengawasan. Pasalnya dana desa yang besar tersebut, berpotensi untuk disalahgunakan jika tidak disertai ada pengawasan ketat dari semua pihak.
“Nah,  karena itu perlu sumber daya pendamping desa yang berkompeten dan mumpuni dalam membantu mengelola dan mengawasi dana desa agar tidak ada penyelewengan dan permasalahan hukum di kemudian hari,” ujarnya.
Natsir berharap, selain kepala desa, aparatur pemerintah desa dan masyarakat yang direpresentasikan oleh BPD juga harus memiliki pemahaman atas peraturan perundang-undangan dan ketentuan lainnya, serta memiliki kemampuan untuk melakukan pengelolaan keuangan desa.
“Seluruh elemen terkait dapat saling bersinergi, sehingga dana desa dapat dikelola dengan baik,” tambahnya.
“Pokoknya harus bijak dan hati – hati, awas lho kalau kades berani macam-macam bisa di ‘jewer’ pak polisi,” pesannya. (MJ-088)

Comments are closed.