Kapolda Jateng Perintahkan Anggota Untuk Tetap Simpatik Dalam Operasi Zebra Candi 2017

Semarang – mediajateng.net

Pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2017 digelar mulai hari ini hingga tanggal 14 November 2017, di seluruh wilayah Polda Jawa Tengah. Berbagai pelanggaran lalu lintas menjadi prioritas termasuk pemasangan rotator dan strobo yang tidak sesuai peru rukan.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono usai pencanangangan dimulainya Operasi Zebra Candi 2017 dihalaman Mapolrestabes Semarang mengatakan data jumlah kecelakaan lalulintas pada pelaksanaan operasi Zebra tahun 2016 sejumlah 2.623 kejadian atau menurun 518 kejadian -16% di bandingkan periode sebelumnya yaitu tahun 2015 sejumlah 3.141 kejadian.

“Operasi Zebra sasarannya penegakan hukum terhadap pelanggraan lalulintas penyebab kecelakaan,” kata Condro, Rabu (1/11/2017).

IMG_20171101_141542

Condro menegaskan, pelanggaran yang ditindak yaitu antara lain menerobos lampu merah, melawan arus, dan pelanggaran teknis lainnya.

“Misal kendaraan pengangkut barang digunakan untuk mengangkut manusia. Itu berbahaya, itu yang kita tertibkan,” ujar Condro.

Selain hal itu, pemasangan rotator dan strobo pada kendaraan pribadi juga menjadi target yang akan ditindak. Hal itu karena sudah ada aturan yang menyebutkan prioritas pemakaian rotator dan strobo.

“Strobo dan rotator yang tidak digunakan pada peruntukan dan hak penggunanya, itu untuk emergency, itu akan ditindak,” tegasnya.

IMG_20171101_141721

Condro menambahkan, operasi yang dilakukan bertujuan untuk menekan angka kecelakaan dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk aman berkendara. Namun Condro menyadari masih ada sebagian masyarakat belum bisa merespon dengan baik kegiatan operasi tersebut, sehingga ia memerintahkan kepada jajarannya agar tetap mengedepankan simpati saat menjalankan tugas.

“Dalam penegakkan hukum harus tetap simpatik, jangan salah gunakan wewenang. Masyarakat akan mengawasi,” tukasnya (MJ-303)