Tinggal Sendiri, Kakek Tewas Terpanggang

GROBOGAN – Mediajateng.net

Tinggal sendiri di dalam gubug bekas kandang hewan, seorang kakek tewas dalam insiden kebakaran. Korban, tewas tewas dalam kondisi terduduk di balai panjang yang ada di bangunan rumah dengan mayoritas kayu, Minggu (26/2).

Warga berhasil menemukan korban setelah berhasil memadamkan api yang sebelumnya melalap bangunan dengan kontruksi kayu yang telah lama ditinggali sang kakek.

Korban tewas yaitu Misran (67), saat ditemukan kakek yang tinggal sendiri di dalam gubug tersebut, sudah dalam keadaan tidak bernyawa dibangunan yang Kelurahan Kunden RT 2 RW 8, Kecamatan Wirosari.

Menurut saksi kebakaran terjadi jelang sholat magrib. Kepulan asap yang membumbung terlihat saat warga sedang mengobrol di teras rumah.

“Saat itu saya dengan tetangga sedang duduk-duduk di depan rumah, terlihat asap yang mengepul. Kami langsung bergegas melihat ke sumber asap bersama Kasmin,” jelas saksi Warso.

Asap, tambah saksi, berasal dari belakang milik Poniran yang dulunya dipakai kandang sapi. Keduanya kemudian berupaya sebisanya untuk memadamkan kobaran api. Usaha pemadaman, yang dilakukan warga akhirnya membuahkan hasil. Api, berhasil padam dan warga berusaha mengecek ke dalam bangunan.

Di dalam gubug ditemukan sesosok orang yang terpanggang dalam posisi duduk di kursi. Setelah diteliti, mayat tersebut adalah Misran, orang tua dari Poniran yang selama ini memang menempati bekas kandang sapi untuk tempat tinggalnya. Kasus ini selanjutnya dilaporkan pada pihak kepolisian.

“Korban ditemukan meninggal dengan kondisi duduk di kursi setelah api berhasil dipadamkan warga,” ungkap Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning melalui Kapolsek Wirosari AKP Zainuri.

Saat kejadian, Poniran dan istrinya tidak ada di rumah. Korban diketahui menderita kelainan jiwa sejak tahun 2004 dan baru dua bulan di rumah anak semata wayangnya tersebut.

“Menurut anaknya, setiap hari korban sering menyalakan bediang untuk menghangatkan badan,” jelas Kapolsek.

Berdasarkan pemeriksaan tim medis dan olah TKP, Zainuri memastikan tidak ada unsur penganiayaan dan percobaan bunuh diri dalam kejadian tersebut.

“Setelah dibawa ke rumah sakit untuk divisum, jenazah korban kita serahkan pada keluarganya untuk dimakamkan,” pungkasnya.(MJ-505)

Comments are closed.