Syawalan di Pekalongan Potong Lopis Seberat 1,3 Ton!

PEKALONGAN, Mediajateng.net – Warga Kota Batik hari ini, Rabu (13/7) merayakan tradisi lebaran ketupat (syawalan) dengan memotong lopis raksasa. Acara pemotongan lopis tersebut dilakukan di Kelurahan Krapyak, Pekalongan Utara.
Tokoh masyarakat setempat, Zainudin mengatakan tahun ini lopis beratnya mencapai 1,3 ton dengan tinggi 2 meter. Ia mengaku butuh waktu 3 hari untuk merebus lopis supaya matangnya sempurna. “Setiap tahun ukuran bertambah besar, padahal awal pembuatan lopis hanya sebesar batang poson pisang, namun karena antusias warga semakin banyak maka ukurannya juga diperbesar, sehingga warga bisa kebagian,” kata Zainudin.
Sementara itu, Walikota Pekalongan Alf Arslan Djunaid mengatakan, pemotongan lopis ini sudah menjadi tradisi turun temurun sehingga pemerintah akan terus melestarikan budaya ini. Tradisi ini mengundang wisatawan yang tidak sedikit, karena banyak orang dari luar daerah yang sengaja datang ke Pekalongan untuk melihat pemotongan kue yang berbahan dasar beras ketan ini. “Pemkot sudah memasukan agenda potong lopis dalam salah satu tradisi khas Kota Batik, diharapkan momen ini bisa mendongkrak perekonomian masyarakat disekitarnya,” terangnya.
Setelah berdoa bersama lopis tersebut langsung dipotong dan dibagikan kepada ribuan warga yang ada disekitar lokasi, bahkan sejumlah warga terpaksa bersesak-sesak agar kebagian kue khas Pekalongan ini. Warga percaya kue tersebut bisa memberikan berkah kepada warga yang memakannya. (MJ-089)

Comments are closed.