Siap Hadapi Bencana, PMI Gembleng Satgana Di Kedongombo

Grobogan, Mediajateng.net – Jawa Tengah sebagai supermaketnya bencana, bencana alam sering terjadi dimana saja dan kapan saja. Termasuk diantaranya di Jawa Tengah.

Dengan kondisi itu, untuk mengurangi kerugian dan cepatnya penanganan bencana, diperlukan Tim Satuan Penanganan Bencana (SATGANA) PMI. Relawan yang tangguh dan siap diterjunkan setiap saat, diharapkan akan mempercepat proses penyelamatan.

Satuan yang juga merupakan wadah pelayanan tanggap darurat bencana terbaru di PMI, menjadi kekuatan pendukung yang siap diterjunkan ke daerah bencana. Pelatihan baik teknik, fisik dan manajrmen kebencanaan hingga layanan suplai pangan, dilaksanakan selama tiga hari.

Kepada Mediajateng.net, Senin (12/4) Ketua PMI Kabupaten Grobogan yang di wakili Kepala Markas PMI Grobogan, Djasman S. Pd, menjelaskan, Tim Satgana PMI Kabupaten Grobogan, merupakan Tim Satgana 69.

“Tim Satgana 69 sebagai relawan pendukung penanganan bencana yang dilaksanakan oleh PMI oleh karena itu pelatihan manajemen Tanggap Darurat Bencana sanggat dibutuhkan dalam mencetak tim yang handal di lapangan,” ungkapnya.

Untuk mengoptimalkan terhadap penanganan bencana maka PMI Kabupaten Grobogan mengadakan Pelatihan Satgana pada tanggal 9-11 April 2021.

“Materi pelatihan seperti mitigasi, dapur umum, dan sejumlah materi terkait penyelamatan korban. Pelatihan digelar di Bumi perkemahan Embub Bening Kedung Ombo dengan melibatkan 32 relawan,” tambahnya.

Tujuan pelatihan ini adalah membentuk karakter anggota yang tanggap, sigap, terampil dan profesional dalam tanggap bencana untuk secara cepat, tepat dan terkoordinasi sesui kebijakan PMI.

“Dengan kegiatann ino diharapkan PMI akan memiliki anggota Satgana 69 yang dapat dimobilisasi saat tanggap darurat bencana,” harapnya.

Djasman S. Pd meminta, peserta dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan dalam manajemen tanggap darurat bencana yang sewaktu – waktu yang bisa terjadi.

“Adapun harapan dari pelatihan ini adalah PMI kabupaten Grobogan memiliki Tim Satgana Utama 69 dengan ketrampilan manajemen pelayanan dan mobilisasi untuk tanggap darurat bencana, PMI dapat berjalan secara cepat tepat dan terkoordinasi dan peserta memiliki sikap disiplin, tegas,” tambahnya.

Relawan yang tanggap dan trampil dalam hal penanaman tentang tujuh prinsip gerakan palang merah serta memahami visi dan misi serta mampu menerapkan code of conduct serta safer acces (keselamatan /kemanan).mj/70