Paska Penangkapan Walikota Tegal, Polisi Jaga Ketat Balaikota

Kota Tegal – mediajateng.net

Paska dilakukan operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dan utk menjaga kondusifitas wilayah termasuk lingkungan Balaikota milik Pemkot Tegal, maka Sejumlah personel Polres Tegal Kota Polda Jateng diturunkan untuk membantu mengamankan lokasi Kantor Walikota Tegal dan Kediaman dinas di komplek Pendopo Balaikota, Selasa (29/08/2017)

Kapolres Tegal Kota AKBP Semmy Ronny Thabaa,SE mengatakan pihaknya melakukan pengamanan membantu Pegawai keamanan dan protokoler Balaikota Tegal Guna menjaga dan mengamanan Pendopo balaikota Tegal sbg inventaris dan aset milik negara.

“Kita tidak bicara penangkapan yang dilakukan dan TKP ini milik pihak KPK, namun kami juga melakukan pengamanan rumah dinas ini. Karena apabila terjadi sesuatu maka kembali lagi ke tugas Polri,” ungkap Kapolres Kamis (31/8)

Selain itu, lebih lanjut Kapolres mengatakan pengamanan sendiri untuk mengantisipasi uforia sejumlah elemen masyarakat.

WhatsApp-Image-2017-08-30-at-06.31.10

“tadi langsung saya perintahkan Kabagops dan Kasat Shabara lakukan penebalan bekerja sama dg pihak Protokoler Kediaman Walikota Tegal dan Pegawai Pemkot Tegal yang bertugas di Pendopo balaikota Tegal,” terangnya

Sementara terkait dengan penangkapan Walikota Tegal ini, pihaknya mengakui tidak mengetahui karena tdk ada permintaan dr Pihak KPK utk membantu dalam giat tersebut.

Sebelumnya diperoleh informasi, Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Wali Kota Tegal dalam operasi tangkap tangan (OTT), Selasa (29/08) sekitar pukul 18.00 WIB.

Penangkapan itu berlangsung di rumah dinas wali kota, kompleks Balai Kota, Jalan Ki Gede Sebayu.

” Dari pantauan pintu ruang kerja Walikota di dalam rumah dinas itu terlihat disegel, sedangkan seluruh pintu masuk sudah dikunci. Kami Polres Tegal Kota sampai malam ini hanya membantu protokoler untuk menjaga,” pungkasnya. (MJ-303)