Menyaru jadi PKL di pasar Semawis, 3 WNA RRT Ditangkap

Semarang-mediajateng.net Tiga warga negara Republik Rakyat Tiongkok ditangkap oleh Tim gabungan  Kantor Imigrasi Semarang bersama Kesbanglinmas Provinsi Jateng saat sedang menjajakan daganganya di even tahunan pasar Semawis yang digelar di kawasan Pecinan Rabu (25/1) . Ketiga warga Tiongkok ini ditangkap lantaran menyalahgunakan visa kunjungan untuk berdagang.

Menurut kepala Kanwil Kemenkum Ham Kanwil Jawa Tengah Bambang Sudiyono mengatakan tiga ornag yang ditangkap itu bernama Yao Sai Hua,Yao yuanhua, Yao zhinming saat menjajajakan daganganya di hari ke dua Even pasar malam Semawis di Jalan Gang Pinggir

” ditangkap saat menjajakan  daganganya di kawasan Gang Pinggir Semarang Tengah Rabu malam. Krtiga pelaku yang iantatanya merupakan suami istri ini memanfaatkan even tahunan di kota Semarang.

Lebih lanjut Bambang mengungkapkan ketiga warga negara asing ini udah dicuriga gerak geriknya oleh tim gabungan . Selama di Semarang mereka indekos di Jalan Wotgandul Barat, Kelurahan Kranggan, Semarang Tengah. Selama berjualan di pasar semawis ini mereka membayar Rp. 1 Juta selama tiga hari.

“Ketiganya sudah dari tahun 2008 sering berkunjung ke Indonesia namun untuk ke kota Semarang kurang lebih sudah 6 kali delama tahun 2016. Mereka berdagang pernak pernik perhiasan seperti kalung, gelang dan pakaian,” imbuh Bambang

Sementara kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkum Ham Wilyah Jawa Tengah Muhamad Diah menngaskan bahwa ketiga warga Tiongkok ini diduga sering menyalahgunakan Visa kunjungan selama di Indonesia dan menyaru sebagai pedagang.

” harusnya di punya Kartu Ijin Tinggal Sementara  ( KITAS ) dan kalau mau berdagang mereka menggunakan sponsor yang nantinya diajukan sebagai Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing, setelah disetujui akan terbit Ijin Menggunakan Tenaga Kerja Asing, lha ketiga orang Tiongkok ini Ilegal,” beber Diah

Sementara itu dari data operasi Bhumi Pura ( operasi orang asing serentak ) yang ada mulai tanggal 16 hingga 20 Januari 2017 Kemenkun Ham Kanwil Jateng seridaknya menangkap 58 Tenaga Kerja Asing yang menyalahi Keimigrasian ( MJ-303)

Comments are closed.