Kepolisian Tangkap Pelaku dan Dukun Aborsi

CILACAP, Mediajateng.net – Pasangan selingkuh, yang masih bertetangga di desa Kedungdadap, Kedungrejo, Cilacap dibekuk oleh Petugas
Subdit  IV Reknata, Ditreskrimum Polda Jateng. Mereka berdua diketahui bernama Suryadi (44) dan pacar gelapnya, Marfungah (44), seorang janda dua anak.

Keduanya ditangkap lantran telah melakukan aborsi. Selain pasangan gelap, penyidik Direktorat reserse umum Polda juga mengamankan seorang nenek Narsih (70), Wanita renta asal Ciamis, Jawa Barat yang dikenal sebagai tukang pijat.

Narsihlah yang dimintai bantuan menggugurkan janin di dalam rahim janda beranak dua dengan cara memasukkan tangkai daun sirih ke kemaluan janda hingga terjadi pembusukan.

“Dari hasil pemeriksaan, Narsih melakukan aborsi dengan cara memasukkan tangkai daun sirih ke kemaluan wanita yang hamil. Narsih ini mematok ongkos Rp300 hingga Rp900 ribu untuk setiap kali menggugurkan kandungan”, ungkap Direktur Reserse Umum Polda Jateng Kombes Pol Gagas Nugraha pada gelar kasus, Jumat (25/11).

Lebih lanjut Kombes Gagas menyebutkan, usai melakukan aborsi Marfungah sempat jatuh sakit akibat pendarahan di rahimnya, sehingga ia harus menjalani rawat inap di daerah asalnya Cilacap.

Sementara dari keterangan Keduanya di depan penyidik Subdit Reknata mengaku saat menuju rumah Narsih di dekat perbatasan Cilacap berboncengan menggunakan motor.

“Saya disuruh tiduran, lalu dipijat dan kemaluan saya dimasuki tangkai daun sirih. Setelah janin keluar lalu dikubur di kebun belakang rumah Narsih,” Ujar Marfungah.

Kasus aborsi ini terbongkar berkat informasi dari masyarakat yang sudah mencurigai gerak gerik baik pelaku maupun dukun pijat yang diduga juga melakukan pekerjaan sampingan sebagai tukang aborsi.

Untuk mempertanggung jawabkan perbutanya kini ketiganya harus mendekam di ruang tahanan Polda Jateng. ketiganya dijerat dengan pasal 194 Undang unsang No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan pasal 346 atau 348 ayat (1) KUHP. (MJ-303)

Comments are closed.