Hendrar : “Berkat TNI Punya TMMD, Wilayah Berkembang.”

SEMARANG, Mediajateng.net – Walikota Semarang Hendrar Prihadi SE MM menerima penyerahan hasil pembangunan sarana dan prasaranan di Kelurahan Rowosari Kecamatan Sembalang Semarang melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-107 Kodim 0733 BS Semarang, Selasa (14/4).

Penyerahan hasil ditandai dengan penandatanganan oleh Walikota Semarang dan Dandim 0733 BS Semarang Kol Kav Zubaedi di Balaikota Semarang.

Dalam naskah serah terima, dilaporkan pekerjaan pembangunan telah selesai 100 persen, antara lain betonisasi jalan penghubung Rowosari-Meteseh dengan volume 300 meter persegi, pengerjaan saluran air beserta talud dengan volume 100 meter persegi, rehab Rumah Tak Layak Huni menjadi layak Huni sebanyak 20 unit, pavingisasi dengan volume 200 meter persegi, pembangunan instalasi air bersih di masjid Baitul Ibad 1 unit, pengaspalan jalan dengan volume 300 meter persegi dan pembangunan saluran perkampungan dengan volume 40 meter persegi.

Pelaksanaan TMMD Reguler memerlukan waktu 1 bulan dengan dukungan personil dari Kodim 0733 BS Semarang, Yonif Raider 400/BR, Yon Arhanud 15 Jatingaleh, Penerbad, Detasemen Kesehatan TNI AD Semarang dan Lanal Semarang.
Hendrar Prihadi SE MM dihadapan Dandim 0733 BS Semarang dan para perwira menyampaikan terima kasihnya.

“Berkat TNI yang memiliki program TMMD, maka Pemerintah Kota Semarang merasa terbantu dalam melakukan upaya percepatan pembangunan. Sudah kesekian kalinya TMMD yang digelar di Kota Semarang ini terbukti mampu membuka wilayah yang semula terlihat biasa-biasa saja, kini menjadi berkembang karena sarana dan prasarananya dibangun lebih baik melalui TMMD.”

“Demikian juga mampu menggerakkan masyarakatnya untuk berperan serta memajukan wilayahnya melalui kerja gotong royong yang diterapkan dalam TMMD. Kami atas nama Pemerintah dan warga Kota Semarang menyampaikan terima kasih, apalagi melihat hasilnya yang sangat luar biasa. Semoga ini akan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Rowosari dan sekitarnya,” ungkap Walikota Semarang itu.

Hendrar Prihadi menjelaskan, hasil TMMD tersebut secara otomatis akan mempengaruhi aspek ekonomi di kewilayahan. Salah satunya akses jalan yang terbuka sebagai dampak pembangunan jalan baik pengaspalan, pembetonan maupun pavingisasi, praktis akan mempengaruhi harga jual tanah di wilayah tersebut.

“Dulu tanah di Rowosari Rp 50 ribu per meter saja tidak laku, tapi setelah kini jalan-jalan bagus harganya Rp 300 ribu per meter jadi rebutan,” tandas Hendi.

Dandim 0733 BS Semarang Kol Kav Zubaedi pun menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan Pemerintah Kota Semarang yang mempercayakan keikutsertaan membantu percepatan pembangunan kewilayahan melalui TMMD.

“TMMD merupakan program Komando Atas TNI AD yang ikut berperan serta memberikan sumbangsihnya membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan yang belum atau sulit tersentuh pembangunan skala besar. TMMD ini program yang benar-benar ditujuan membantu masyarakat khususnya di wilayah yang terpinggir atau pelosok.”

“Kalau di wilayah luar Jawa, TMMD ini bisa menembus hutan dan memasukkan alat-alat berat berhari-hari perjalanan. Di Kota Semarang ini beruntung karena masih berada di kota dan penduduknya antusias bergerak bersama. Selain kita bisa berbuat untuk kewilayahan, kita juga bisa membangun dan membina kemanunggalan dengan rakyat yang merupakan ibu kandung TNI,” ungkap Zubaedi.

Penutupan TMMD dilakukan secara sederhana, ditandai peresmian jalan beton tembus Rowosari-Meteseh oleh Kol Kav Zubaedi SSos MM. Usai peresmian yang dihadiri Lurah Rowosari Surata SPd, Dandim menerima hasil bumi Rowosari berupa pisang, ketela dan buah-buahan lainnya dari warga.

Selain itu juga diserahkan oleh Dandim dan Lurah Rowosari bantuan seragam SD kepada perwakilan murid SDN Rowosari Semarang. Bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Kepada warga Dandim menyampaikan pesan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, bahwa hasil kerja TMMD Reguler ke-107 di Rowosari harus dijaga dan dirawat dengan baik. Harapannya warga akan bisa memanfaatkan hasilnya dalam jangka waktu yang panjang. (50/mj)