Ganjar Pranowo Terima Donasi 16 Ribu Masker dan APD Senilai Rp 750 Juta dari Hellofit

SEMARANG, Mediajateng.net – Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi di Indonesia terus giat melakukan berbagai upaya agar penyebaran virus Covid-19 terputus. Di sisi lain, persediaan APD dan kebutuhan medis lainnya di rumah sakit juga masih belum mencukupi. Hal ini kembali menjadi perhatian aplikasi kesehatan Hellofit yang memberikan bantuan APD dan peralatan medis lainnya kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Rumah Dinas “Puri Gedeh” Gubernur Jawa Tengah(Kamis,16/04/2020).

“Bertemu dengan Bapak Ganjar menjadi momen penutupan serangkaian aktivitas peduli dari Hellofit di Jawa Tengah. Kemarin, kami telah membantu Solo dan RSUP Dr Kariadi Semarang,” jelas Vincent Geraldi (27) selaku Founder dan CEO Hellofit.

Minimnya persediaan peralatan medis (APD) benar-benar menjadi fokus bagi Hellofit untuk terus membantu dua kota di Jawa Tengah ini. Setelah berdonasi di Solo, lalu ke RSUP Dr Kariadi (Semarang), hari ini Hellofit memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) senilai Rp 750 juta. Bantuan yang diberikan berupa 1.000 masker N95, 500 baju hazmat, 200 kacamata pelindung, 10.000 masker antivirus, 5.000 surgical mask, 500 face shield, dan 5.000 hand sanitizer senilai Rp 750 juta.

Jawa Tengah telah memiliki beberapa strategi nyata untuk mengatasi pandemi Covid-19 di wilayahnya. Beberapa di antaranya adalah menggelontorkan dana sebesar Rp 1,4 triliun, sebagai anggaran penanganan pandemi Covid-19, Gerakan 35 Juta Masker agar warga Semarang dilindungi, dan BLT (Bantuan Langsung Tunai) untuk 1,8 juta warga Jawa Tengah.

Melihat tekad dan komitmen kuat dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam menangani Covid-19, Vincent yang kelahiran Semarang, tergerak membantu lebih banyak. Bantuan ini lebih menjadi dukungan penuh pada sosok gubernur yang benar-benar merakyat tersebut untuk membantu memberantas Covid-19.

“Saya banyak membaca berita Pak Ganjar turun tangan langsung ke pasar-pasar, memberi bantuan sembako, memberikan masker, menegur orang di jalan yang tidak memakai masker, mengajarkan cara memakai hand sanitizer, membagikan hand sanitizer ke banyak warga Jawa Tengah.”

“Malah Pak Ganjar tidak hanya memikirkan warga Jawa Tengah yang ada di sini, tetapi dia memikirkan warganya yang ada di kota-kota lain. Dia tidak mau ada warganya yang susah saat menghadapi pandemi Covid-19. Bagi saya apa yang sudah dilakukan Pak Ganjar patut didukung penuh siapa pun,” jelas Vincent.

Pencegahan paling penting

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan pencegahan dan pemutusan rantai penyebaran virus Corona menjadi bagian paling penting yang harus dilakukan. Penanggulangan Covid-19 harus dilaksanakan secara cepat dan tepat. Jika tidak, pandemi ini akan semakin sulit diatasi.

Oleh sebab itu, Ganjar bersyukur ada bantuan dan kepedulian dari Founder dan CEO Hellofit, Vincent Geraldi. Menurut Ganjar, berbagai hal memang sudah disiapkan, tapi uluran tangan selalu dibutuhkan. Oleh sebab itu, dia sangat menghargai bantuan yang diberikan Hellofit kepada warga Jawa Tengah. Ganjar menyebut penghargaan yang diberikan kepada para dokter dan tenaga medis ini memang benar-benar luar biasa. Bantuan seperti ini menjadi bukti dukungan dan penyemangat bagi para tenaga medis.

Di lain pihak, pemerintah juga telah mewajibkan masyarakat menggunakan masker dan menjaga jarak atau physical distancing.

“Bantuan masker sangat dibutuhkan warga yang belum punya. Jadi bantuan seperti ini amat saya hargai. Saya tidak pernah menghitung jumlahnya, tapi saya melihat ketulusan, keikhlasan membantu untuk rasa kemanusiaan. Bantuan ini pasti sangat membantu, khususnya bagi tenaga medis yang berada di benteng terakhir,” kata Ganjar Pranowo.

“Hellofit ingin menunjukkan ke masyarakat bahwa di tengah pandemi ini kami tidak cari untung. Barang-barang yang kami dapatkan ini kalau dijual saat ini harganya bisa sangat tinggi, tetapi malah barang-barang itu justru kami sumbangkan untuk membantu mengatasi pandemik Covid-19,” tambah Vincent.

Hellofit merupakan aplikasi rintisan yang menyediakan layanan kesehatan untuk para penggunanya. Di sini pengguna aplikasi Hellofit dapat berkonsultasi langsung dengan para dokter yang telah tergabung dalam aplikasi dan mendapatkan informasi kesehatan lainnya secara cuma-cuma.

Hellofit menjadi jawaban terkait masih kurangnya layanan kesehatan yang mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Layanan kesehatan di Indonesia bukan saja masih kurangnya dokter, tetapi juga masih minimnya literasi tentang kesehatan,” kata Vincent menegaskan.

Keunikan aplikasi Hellofit dibanding sejenisnya adalah misi sosial yang diusungnya dan spirit untuk saling berbagi.

“Ini sesuai dengan filosofi logo kita yang menggunakan lambang hati di mana semua niat baik berasal, rasa kasih, empati, dan saya percaya di tengah pandemi yang melanda ini ada banyak hati yang terketuk untuk berbagi,” ungkap Vincent. (Na/MJ)