Foto Selfie, Dua Mahasiswi Tewas Jatuh Ke Sungai

Banyuamas – mediajateng.net

 Dua mahawiswi ditemukan tewas usai berfoto selfie di Kedung Nila, Sungai Pelus, Desa Karang Salam, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Kamis (23/2) sekira pukul 10.30. Mereka tewas setelah terpeleset dan tenggelam di kedung yang mempunyai keadalaman kurang lebih 7 meter.

Dua korban, dimetahu masing-masing; Alicia Marliani Putri,(21$ warga Karanglo RT03/RW02 Cilongok, Kabupaten Banyumas dan Fitria Nurhasanah (21) penduduk asli Desa Bangsa, Kroya, Kabupaten Cilacap.

Informasi yang dihimpun dari Polda Jawa Tengah, dua korban datang bersama sekira 10 mahasiswa lainnya ke lokasi. Mereka berfoto-foto selfie, di lokasi sungai yang penuh bebatuan, ke arah Kedung Nila.

Untuk mendapatkan view foto yang bagus. Saat itulah Alicia Putri jatuh ke sungai, dia tidak bisa berenang. Melihat kejadian itu, seorang rekanya Fitria Nurhasanah mencoba menolong dengan cara menyusuri pinggiran kedung. Namun, Fitria malah terpeleset dan ikut tercebur, san keduanya tidak bisa berenang.

Beberapa teman korban berteriak minta tolong. Namun, karena jauh dari permukiman teriakannya tak terdengar. Akhirnya salah satu rekan mendatangi dan meminta tolong warga sekitar dan diteruskan ke Polsek Baturraden.

Polisi bersama tim SAR gabungan, termasuk Koramil Baturraden, BPBD setempat hingga Tim SAR mendatangi lokasi. Korban baru bisa dievakuasi menjelang pukul 13.00 WIB. Dua korban sudah meninggal dunia.

“ korban Alicia Putri itu tenggelam duluan terbawa arus, Kedung itu dalamnya sekitar 7 meter dengan diameter sekitar 10 meter,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djarod Padakova, saat dihubungi melalui telepon seluler, Kamis (23/2)

Setelah dievakuasi, dua jenazah dibawa ke RSUD Margono Soekarjo Purwokerto untuk pemeriksaan lanjutan

“Berdasarkan hasil Olah TKP, dan keterangan dari rumah sakit, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Jadi murni kecelakaan, dan tenggelam.

Sementara itu Pembantu Rektor 3 bidang kemahasiswan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Amikom Purwoketo Rohman Rosidi saat dikonfirmasi memebenarkan bahwa nama tersebut tercatat di kampusnya namun untuk memastikan dirinya akan mendatangi Rumah Sakit

” benar nama itu mahasiswa kami, tapi untuk memastikan akan saya cek di rumah sakit terlebih dahulu,” Pungkasnya. (MJ-303)

Comments are closed.