Cuaca Buruk, Dua Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Semarang-medijateng.net

Sebuah pohon trembesi setinggi kurang lebih 5 meter di Jalan Kimangunsarkoro tepatnya di depan Gereja Kristen Indonesia menimpa dua mobil yang sedang melintas , Selasa (7/2). Walau tidak ada korban jiwa namun sebuah mobil Toyota Yaris Warna hitam mengalami kerusakan cukup parah sedangkan mobil Hyundai Atos mengalami lecet di bagian body

Dari keterangan Desy Dharmawan (39) Warga Sidodadi Barat kel Karang Tempel, Semarang Timur pemilik mobil Yaris Hitam H 9183 CS saat itu mengatakan saat itu dirinya dari rumah, lewat kanpung kali dan belok kiri menuju Jalan Kimangunsarkoro, sesampai di depan GKI Stadion tiba tiba dikagetkan dengan suara benturan.

” saya kaget saat tiba tiba ada suara keras disertai ledakan, saya tidak sadar ada pohon yang sudah menimpa pintu kemudi. Papa dan sopir saya sempat teriak. Saya keluar dari pintu belakang, dan ditolong ama warga,” ungkap Dessy

Hal yang sama juga menimpa Sulistyowati (42) warga Gergaji Klopo, Semarang Selatan , saat itu mobil Hyundai Atoz dengan No Pol H 9246 JW dari arah stasion tiba mendengar suara pohon tumbang dan mengenai body sebelah kanan dan kaca depan retak

” saya melihat pohon tumbang pertama kali menimpa mobil yaris warna hitam dari arah yang berlawanan, sedang mobil saya ketimpa batang lainya tumbang,”Ujar Sulis

Petugas Polsek Semarang Tengah yang datang pertama dibantu warga langsung melakukan evakuasi dengan memotong dahan dan ranting menggunakan alat seadanya seadanya.

Sementara terkait pohon tumbang Kabid Pertamanan Dinas Perumahan dan Permukiman kota Semarang Jaiz Suyono mengatakan bahwa dari semalam Senin (6/1) sudah ada 12 laporan yang dieterima.

” semalam ada 12 laporan, sampai siang ini sudah ada empat laporan. yang di Jalan Kimangun Sarkoro ini meninpa dua mobil yang melintas,” ujar Jaiz.

Sementara itu menurut Jaiz untuk pengemudi atau mobilnya yang tertimpa pohon untuk datang ke kantor dengan membawa surat keterangan dari Kelurahan setempat.

” kami akan ganti kerugian materi,”pungkasnya (MJ-303)

Comments are closed.