Bhabinkamtibmas Akan Berikan Pelajaran Tambahan di SD dan SMP

Semarang-medijateng.net

Untuk meminimalisir kenakalan remaja khususnya tawuran dikalangan pelajar di kota Semarang , Satuan Pembinaan Masyarakat ( Satbinmas ) Polrestabes Senarang mengadakan rapat kordinasi degan Dinas Pendidikan kota Semarang , Selasa (14/2 ) bertempat di aula setempat, di Jalan Dokter Wahidin.

Dalam pertemuan yang dihadiri Kasat Binmas Polrestabes Semarang AKBP Andhika Bayu P, Kepala Dinas Pendidikan Bunyamin, 17 Kanit Binmas dan 177 anggota Bhabinkamtibmas dari seluruh Polsek Jajaran.

Dari keterangan Kasat Binmas Polrestabes Semarang AKBP Andhika Bayu P rapat koordinasi ini menindaklanjuti temuan di lapangan bahwa adanya pelajar yang terlibat kasus kenakalan, khususnya tawuran disertai mengkonsumsi miras oplosan.

” pertemuan ini menundaklanjuti kasus ditangkapnya 17 remaja yang masih berstatus pelajar dari Sekolah Dasar hingga Menengah Atas yang hendak menyerbu seseorang di kawasan Gunung Brintik. Ini mencari solusi dan menyamakan presepsi dengan Dinas Pendidikan,” ujar Andhika saat ditemui usai acara.

Lanjut Andhika, Selain masalah tersebut, dari hasil peremtuanya dengan Kepala Dinas Pendidikan kota Semarang Bunyamin disepakati , bahwa seminggu sekali anggota Bhabinkamtibmas akan masuk ke Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama se kota Semarang untuk memberikan pembelajaran kepada siswa

” para bhabinkamtibmas bisa menjadi komandan upacara di sekolah, bisa sosialisasi bahaya narkoba dan tawuran atau yang lainya, intinya para siswa harus diberi motivasi dan pengrahan secara kontinyu,” imbuhnya

Selain itu pihaknya juga akan terus melajukan kegiatan preeentif maupun preventif seperti melakukan patroli ke tempat yang sering digunakan para pelajar untuk nongkrong seperti di rental PS maupun warung, dan mendatangi tempat atau tojo yang menjual miras oplosan.

” kita akan patroli dan akan kita amankan jika kedapatan pelajar berada di luar atau bolos sekolah pada saat jam pelajaran. Secara berkala juga akan kita sidak didalam kelas untuk merazia barang-barang yang tidak sewajarnya dibawa ke sekolah,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut Satbinmas dan Dinas Pendidikan kota Semarang juga mengundang orang tua dan Kepala Sekolah ke 17 remaja, yang siswanya ditangkap oleh Petugas di kawasan pasar Bulu lada hari sabtu lalu. ( MJ-303 )

Comments are closed.