Media Jateng, Pekalongan – Biasanya ada ajudan atau staf yang menyiapkan segala sesuatu, tapi di retret ini kita dilatih mandiri dan disiplin. Kesan itulah yang diungkapkan Bupati Pekalongan Farida Arafiq, usai menjalani retret kepemimpinan yang digelar di Akmil, Magelang.
Kendati harus menjalani hidup mandiri ala semi militer dan tanpa dicukupi oleh ajudan dan tidur di dalam tenda, Bupati mengaku mendapat banyak manfaat dari kegiatan yang digelar selama sekepan di Magelang.
Fadia merasa bersyukur bisa menjalani retret. Menurutnya, banyak manfaat yang diterima dirinya. Salah satunya pembekalan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya hingga tokoh-tokoh lainnya termasuk Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo.
“Retreat ini sangat bagus sekali dan bermanfaat bagi semua kepala daerah, karena kita di sini bisa secara langsung bertemu pemimpin daerah seluruh Indonesia untuk saling kenal satu sama lain, sharing pengalaman, menyampaikan potensi mana yang sekiranya bisa dikerjasamakan,” kata Fadia, 28 Februari 2025.
“Selain itu bisa langsung berdiskusi dengan pemerintah pusat untuk mencari solusi-solusi dari permasalahan yang ada di daerah. Semua fasilitas di sini bagus dan nyaman sekali. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar,” lanjutnya.
Tak hanya itu, Fadia mengatakan, kedisplinan dan kemandirian kepala daerah ditempa di retret kali ini. Menurutnya, hal ini sangat berguna sebagai pemimpin, harus cepat tanggap atas masalah masyarakat di lapangan.
“Biasanya ada ajudan atau staf yang menyiapkan segala sesuatu, tapi di retret ini kita dilatih mandiri dan disiplin. Agenda di sini serba dadakan dishare-nya malam hari, jadi kita dituntut untuk selalu stand by kapan pun untuk menyesuaikan jadwal terbaru,” ujar Fadia.
Fadia menambahkan, Presiden Prabowo menyampaikan pesan langsung bahwa jabatan kali ini yang diemban kepala daerah adalah amanah dari rakyat. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah pusat sangat diperlukan untuk mewujudkan astacita Presiden Prabowo.
“Mengingatkan kembali bahwa kepala daerah yang dilantik merupakan mandat dari rakyat sehingga kepentingan dan kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama. Pekalongan siap mewujudkan dan menyukseskan program Astacita Pak Presiden,” tegasnya.
“Pak Presiden Prabowo turut berduka atas bencana yang melanda Pekalongan awal tahun kemarin dan meminta untuk berkomunikasi aktif dengan kementrian untuk segera dikakukan perbaikan infrastruktur pasca bencana.” ujarnya. *Tim Prokompim Setda Kabupaten Pekalongan. – Media Jateng –













