60 Persen Toko Modern di Semarang Tidak Berizin!

SEMARANG, Mediajateng.net – Banyaknya jumlah toko modern yang tak berizin, terus mendapat sorotan tajam dari DPRD Kota Semarang.
Kalangan legislatif meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bertindak tegas dengan menutup toko modern yang terbukti tidak berizin.
“Dari jumlah 500 lebih, hanya sekitar 100-an toko modern yang berizin,” ungkap Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Mualim di kantornya kemarin.
Padahal menurutnya, Pemkot Semarang sudah mempunyai aturan bagi siapa saja yang akan mendirikan usaha toko modern dengan mengurus izin usaha di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT).
Keberadaan toko modern juga dinilai merugikan pedagang kelontong, apalagi saat ini perkembangannya sudah merambah hingga ke wilayah pinggiran Kota Semarang.
 
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Semarang, Endang Sulistiyo Murni Asih mengatakan, Pemkot Semarang menjamin adanya perlindungan terhadap pedagang kecil, salah satunya dengan cara menindak pengelola toko modern bila ditemukan izinnya belum lengkap.
“(Toko Modern,red) yang tidak berizin, berarti masih mengurus (perizinan,red). Yang pertama, mengurus izin HO atau izin gangguan, kemudian dilanjut mengurus izin operasional swalayan. Sampai saat ini, baru 198 unit yang mempunyai izin lengkap,” kata Endang menjelaskan. (MJ-036)

Comments are closed.