Walikota Semarang: Saya Prajurit Tidak Paham IKN

Media Jateng, Semarang– Disebut masuk daftar nama calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Walikota Semarang Hendra Prihadi, menjawab ringan.

Walikota Semarang yang disebut masuk daftar Kepala Badan Otorita IKN diungkapkan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kritiyanto karena prestasinya mengaku tidak tahu pembicaraan dielit partai.

Sebelumnya kepada wartawan, Sekjen PDI Perjuanan menyebut beberapa nama yang diusulkan sebagai kepala Badan Otorita IKN

Salah satu nama yang disebut yakni Walikota Semarang Hendrar Prihadi, selqin Hendi ada nama Ahok dan Risma.

Ditemui wartawan di komplek Balaikota Semarang, Hendi, panggilan akrab Walikota Semarang mengaku tidak tahu terkait masuknya namanya dibursa Kepala Badan Otorita IKN.

Hendi bahkan mengaku tidak tahu menahu terkait Ibu Kota Negara (IKN) yang saat ini sedang dikerjakan di Kalimantan.

“Opo thoo aku ora ngerti (apa itu saya tidak tahu,” ungkap Hendi saat ditanya namanya masuk daftar Kepala Badan Otorita IKN.

“IKN itu apa saya tidak paham,” tambah Hendrar Prihadi.

Saat wartawan menyebutkan namanya disebut oleh Sekjen PDI Perjuangan,Hendi meminta wartawan bertanya kepada Sekjen PDI Perjuangan.

“Ya tanya pak Hasto,” jawab Hendi ringan.

Sebagai ketua DPC Perjuangan Kota Semarang Hendi mengaku tidak mengetahui pembicaraan ditingkat elit partai di Jakarta.

Hendi mengaku sebagai prajurit sedang konsentrasi membangun kota Semarang.

“Saya kan cuma prajurit saya tidak paham pembicaraan tingkat tinggi,” tambah Hendi.

Bukan membahas IKN, namun Walikota Semarang Hendrar Prihadi meminta wartawan ikut menjaga dan ekpos pembangunan di Kota Semarang.

“Prinsipnya kawan-kawan saya ajak membangun Kota Semarang,” ajak Walikota Semarang.

Sebagai wartawan, peran dalam membangun kota salah satunya dengan pemberitaan.

“Kita-kan tinggal di Semarang. Bagaimana merawat kota Semarang, jika ada yang jelek jelek saya diklarifikasi. Jika ada yang baik-baik dipublikasikan agar masyarakat bisa ngerti keelokan Semarang dan mereka mau datang ke Semarang,” tambah Walikota Semarang Hendrar Prihadi.(mj/70)