Kantong-Darah

Stok Darah Golongan O Grobogan Menipis

GROBOGAN, Mediajateng.net – Persediaan darah golongan O di Kabupaten Grobogan menipis. Selain itu, persediaan darah masih cukup aman. Hal itu disampaikan Sekretaris PMI Kabupaten Grobogan Jasman, kemarin.
Kekurangan stok darah O tersebut, menurut Jasman tidak hanya terjadi di Grobogan. Namun, juga terjadi di daerah lainnya, seperti Semarang, Solo, dan Kudus. Bahkan kemungkinan terjadi di seluruh Jawa Tengah. “Jelang hari raya hingga saat ini stok darah golongan O menipis. Ini juga terjadi di kota/kabupaten tetangga. Kami juga tidak bisa melayani permintaan daerah lain yang meminta darah golongan O,” kata Jasman, Kamis (15/7).
Jasman mengaku, biasanya darah golongan O selalu melimpah. Namun, saat ini justru menipis. Hal sebaliknya terjadi pada golongan AB, yang biasanya menipis justru malah berlimpah.
Kabupaten Grobogan sendiri selalu berupaya untuk menjaga ketersediaan stok darah. Yakni dengan mengadakan donor darah dan berkeliling instansi. Hasilnya, stok darah dapat terpenuhi sekitar seribu kantong perbulannya.
Tiap harinya, lanjut Jasman, PMI mengeluarkan stok darahnya sekitar 50 kantong per hari. Stok darah itu disalurkan ke rumah sakit di Grobogan. “Sirkulasi kebutuhan darah kita cukup cepat. Rata-rata ada 50 kantong tiap harinya. Kami menyetok untuk RSUD saja sekitar 20 hingga 30 kantong perharinya. Sementara rumah sakit lainnya mengambil sendiri ke PMI,” ujarnya.
Pihaknya berharap masyarakat semakin sadar untuk mendonorkan darahnya. Selain dapat membantu warga lainnya, donor darah juga menjadi investasi kesehatan kedepannya. “Banyak manfaatnya dari donor darah untuk kesehatan kita. Selain dapat mengetahui kondisi kesehatan secara berkala, donor darah juga dapat mencegah penyakit jantung. Sirkulasi darah juga semakin lancar,” imbuhnya. (MJ-070)

Comments are closed.