Stadion Pancasila Demak, Nasibmu Kini

DEMAK, Mediajateng.net – Stadion Pancasila Demak kondisinya kian memprihatinkan.

Satu-satunya stadion sepakbola yang dimiliki Kota Wali ini sudah tidak layak lagi dipergunakan untuk menggelar pertandinga  sepakbola.

Kondisi lapangan yang tidak rata atau bergelombang serta sruktur tanahnya yang lembek cukup menyulitkan pemain untuk mengolah bola.

Meskipun kondisinya kian parah, terlebih musim penghujan, Stadion Pancasila tetap dipaksakan menggelar pertandingan sepakbola dalam ajang Porkab Demak 2016.

Seperti yang terjadi dalam pertandingan antara tim Karanganyar melawan tim Karangawen,  yang digelar pada Jumat (11/11/2016) sore,  para pemain jatuh bangun saat mengejar dan memperebutkan si kulit bundar.  Terlebih kondisi lapangan yang becek menyulitkan pemain membawa bola.

“Melihat lapangan Pancasila saat ini,  sungguh memprihatinkan. Lapangan seperti itu (bergelombang dan rumput yag tidak merata) tidak layak digunakan untuk pertandingan, terlebih even tingkat kabupaten. Jujur saja sebagai warga Demak saya malu,” kata Mustofa,  Warga Bonang, ditemui saat menonton pertandingan antara Karangawen melawan Karanganyar.

Menurut Edi Sayuti, Ketua PSSI Demak, kondisi Stadion Pancasila kondisinya memang memprihatinkan, dan sebetulnya tidak memenuhi standard untuk penyelenggaraan even sepakbola.  Akan tetapi, karena demi pembinaan olahraga khususnya sepakbola, apapun kondisinya harus tetap dimanfaatkan.

“Lha kondisinya memang seperti ini,  mau apa lagi. Mau gak mau ya harus dimanfaatkan,” kata Edi.

Keinginan kami, kata Edi, dengan potensi pemain sepakbola di Demak yang cukup besar, berharap ada stadion yang lebih representatif.

“Minimal stadion pancasila ini ditimbun tanah lagi setinggi 10-15 cm,  kemudian ditanami rumput. Setahu saya, sejak zaman Bupati Endang belum pernah diperbaiki,” ucapnya.

Edi menambahkan, dari hasil Porkab cabang sepakbola ini akan dijadikan ajang selebaik sebagai tim PSD untuk persiapan Liga Nusantara tahun 2017 mendatang.

“Banyak pemain Demak yang merumput di luar. Salah satunya Ivan yang bermain di salah satu klub di Malaysia. Teman teman wartawan tadi melihat sendiri kan, dengan kondisi lapangan seperti ini,  Ivan yang memperkuat Karangawen bisa menciptakan hattrik,” pungkasnya. (MJ-045)

Comments are closed.