Banjarnegara, MediaJateng.Net – Perayaan Hari Jadi Kabupaten Banjarnegara ke-455 yang digelar pada Kamis, 2 Maret 2026 berlangsung meriah dan sukses menarik perhatian masyarakat serta wisatawan.
Rangkaian kegiatan utama berupa Kirab Hari Jadi dan Parade Budaya mampu menghadirkan kolaborasi lintas sektor sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah secara signifikan.
Kirab Hari Jadi diikuti oleh seluruh instansi Pemerintah Daerah, instansi vertikal, serta kontingen dari 20 kecamatan. Kegiatan ini menjadi simbol kuat kebersamaan dan sinergi dalam membangun serta memajukan Kabupaten Banjarnegara.
Setelah kirab, kegiatan dilanjutkan dengan Parade Budaya yang menampilkan 20 kelompok seni dari seluruh kecamatan.
Berbagai pertunjukan yang kreatif dan atraktif berhasil menampilkan kekayaan budaya lokal, sekaligus memperkuat identitas dan kearifan lokal masyarakat Banjarnegara.
Ketua Panitia Hari Jadi ke-455, Tursiman, S.Sos, Jumat 3 April 2026, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
“Berdasarkan hasil analisa, kegiatan ini mampu menarik kunjungan wisatawan sejak pagi hingga malam hari dengan estimasi mencapai 40 ribu hingga 60 ribu orang. Hal ini tentu memberikan dampak besar terhadap perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh instansi, komunitas seni budaya, pelaku UMKM, serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Antusiasme yang luar biasa ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus menghadirkan event budaya yang lebih berkualitas ke depan,” tambahnya.
Selain itu, Tursiman turut menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan.
“Kami menyadari dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat beberapa kendala, khususnya terkait kepadatan pengunjung, pengaturan lalu lintas, serta keterbatasan fasilitas pendukung. Untuk itu, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan dan akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan di masa mendatang,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, keterlibatan lebih dari 500 pelaku UMKM dalam kegiatan ini turut mendorong peningkatan pendapatan masyarakat, khususnya pada sektor kuliner dan ekonomi kreatif.
Selain itu, aktivitas pendukung seperti penyewaan baju adat dan kostum seni, penyediaan properti pertunjukan, mobilisasi peserta, hingga konsumsi juga memberikan kontribusi terhadap pergerakan ekonomi lokal.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara, Kuat Herry Isnanto, M.H, menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Hari Jadi ke-455 ini menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola event budaya ke depan.
“Secara keseluruhan, estimasi perputaran uang dalam satu hari kegiatan ini berkisar antara Rp10 miliar hingga Rp13,2 miliar. Ini menunjukkan bahwa event budaya memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, pihaknya berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai agenda unggulan daerah yang mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
”Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara masih akan terus berlangsung hingga 6 April 2026. Mari bersama-sama hadir, saksikan, dan meriahkan setiap kegiatannya sebagai wujud kecintaan kita terhadap Banjarnegara,” pungkasnya.***
Semarak Hari Jadi ke-455, Kirab dan Parade Budaya Banjarnegara Gerakkan Ekonomi hingga Miliaran Rupiah












