Jawa Tengah

Sambut HPN 2025, PWI Jateng Ziarah Kubur ke Makam Dua Tokoh Pers

×

Sambut HPN 2025, PWI Jateng Ziarah Kubur ke Makam Dua Tokoh Pers

Sebarkan artikel ini
Pengurus PWI Jateng saat ziarah dalam rangkaian HPN 2025

Media Jateng, Semarang – Dalam rangkaian Hari Pers Nasional tahun 2025, Minggu 9 Feberuari 2025, pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah menggelar ziarah kubur ke makam dua tokoh pers.

Pengurus PWI Jawa Tengah dalam rangkaian Hari Pers Nasional melakukan kunjungan ke dua makam yakni makam almarhum Bambang Sumbino dan R Tedjo di TPU Trunojoyo, Padangsari, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Dipimpin Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS nyekar yang juga di ikuti Sekretaris Dewan Kehormatan Provinsi Sosiawan, anggota DKP Agus Fathuddin Yusuf juga menghadirkan keluarga almarhum Tedjo, serta pengurus PWI dan panitia HPN.

Baca juga: Hadapi Persib Bandung Tanpa Suporter Fanatik. Pelatih PSIS Lakukan Strategi Khusus

Bambang adalah mantan ketua PWI era 1966-1972, sedangkan Tedjo adalah pejuang pers yang gigih sekaligus orang tua dari mantan Ketua PWI Jateng Sasongko Tedjo.

Ketua PWI Amir Machmd NS menyampaikan ziarah kubur adalah agenda yang sudah menjadi tradisi PWI setiap peringatan HPN.

Tujuannya, untuk mengenang jejak tokoh PWI yang selama hayatnya begitu menginsiprasi dan memberikan teladan yang baik dalam berperilaku dan bersikap.

“Kenapa kami selalu berziarah ke senior PWI, karena kami menganggap bahwa PWI adalah rumah kita bersama,” ungkap ketua PWI Jateng, saat ziarah Kamis 6 Feberuari 2025 lalu.

baca juga: Semua Pompa di Kaligawe Menyala, Genangan Surut

“Kedekatan dan keterikatan kami dengan mereka, seperti halnya kedekatan dengan saudara sedarah. Saling ketergantungan, menyetiai, dan membantu dalam berbagai hal selalu ada. Bahkan, saat kematian menjemput pun, almarhum selalu terikat dengan kita,” terang tambah Ketua PWI Jawa Tengah.

Terima Kasih

Putra keempat almarhum Tedjo, Cahyono Tedjo menyampaikan terima kasih kepada rombongan PWI Jateng yang berziarah ke makam ayahnya. Dia yang didampingi sang kakak, Pratiwi Tedjo, menyebut kahadiran PWI sebagai bentuk apresiasi luar biasa.

“Kami merasa terharu, dan ini bentuk penghormatan luar biasa. Terima kasih sudah mau mendoakan almarhum ayahanda kami. Dulu saya juga pernah mengantar beliau saat rapat PWI,” kenangnya.

Pratiwi Tedjo menambahkan, almarhum adalah sosok yang sayang keluarga, dan kalau sudah bekerja seperti tak kenal waktu. Menurutnya almarhum yang hobi bersepeda dan penyuka pecel Madiun itu begitu mencinta dunia kewartawanan.

Usai acara ziarah kubur, masih dalam rangkaian HPN, PWI Jateng Kamis sore ini mengadakan Khataman Al Qur’an di Gedung Pers. (Wahyu/ Media Jateng)