Polisi Amankan Cangkul Hingga Alat Kosmetik dari Pelaku Curhat Ini

GROBOGAN, Mediajateng.net -Dua pelaku pencurian disertai pemberatan (curat) yang terjadi di rumah Dwi Soesilowati akhirnya berhasil dibekuk polisi. Kedua pelaku yakni Astiyanto (26) warga desa Depok, kecamatan Toroh dan Yuda Amirudin (25) warga desa Krangganharjo, kecamatan Toroh. Keduanya melakukan tindakan curat di rumah korban yang berada di dusun Klumutan, desa Depok, kecamatan Toroh. Keduanya berhasil diungkap Sat Reskrim Polres Grobogan, Senin (6/2/2018).

Astiyanto merupakan pelaku pertama yang berhasil ditangkap polisi. Disusul pelaku kedua Yuda Amirudin. Dari tangan kedua pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti antara lain, satu unit sepeda motor, beberapa stel pakaian, cangkul, golok, paket kosmetik, uang senilai Rp 350 ribu, bandul emas seberat 8 gram beserta suratnya, juga satu unit televisi.

“Untuk sepeda motor merupakan milik tersangka yang dibeli dari uang hasil kejahatan. Kedua pelaku ini melakukan aksi kejahatan dengan mencongkel pintu. Kemudian, mereka mengambil barang-barang yang ada di dalam rumah korban. Keduanya kita jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya selama 7 tahun penjara,” jelas Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq dalam gelar perkara, Senin (6/8/2018) kemarin di Mapolres Grobogan.

Dijelaskan juga, peristiwa pencurian terjadi pada Rabu (18/7/2018) sekitar pukul 09.00 WIB. Kronologi bermula ketika korban berangkat ke kantor di Dinkes Kabupaten Grobogan. Ia diantar suaminya, Sutoyo. Saat meninggalkan rumah, kondisi rumah sudah dikunci rapat.

Usai mengantar istrinya, Sutoyo mendapati pintu bagian tengah dan belakang dalam kondisi terbuka. Ia langsung melakukan pengecekan seisi rumah. Pertama, Sutoyo mengecek kondisi pintu yang sudah rusak ternyata dibuka secara paksa pelaku.

Kemudian, ia mengecek kamar yang sudah berantakan. Begitu pula dengan lemari seisinya yang semula dipergunakan menyimpan uang dan perhiasan sudah berantakan.

Uang senilai Rp 24 juta dan sejumlah perhiasan sudah raib tak bersisa. Mengetahui rumahnya baru saja disatroni pencuri, Sutoyo langsung melaporkannya ke Polres Grobogan.

“Setelah mendapatkan laporan, kita melakukan pengembangan. Kedua pelaku lainnya ternyata juga melakukan kejahatan serupa di lokasi lainnya. Yakni di rumah milik HM Suyitno yang juga warga dusun Klumutan, desa Depok, kecamatan Toroh pada 27 Juni 2018,” ungkap Kapolres. (Ag-MJ)