Pemerintah Kota Semarang Tetap Mendata Peserta UN 2017

SEMARANG, Mediajateng.net – Belum terbitnya keputusan resmi dari Pemerintah Pusat, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang tetap melaksanakan pendataan calon peserta Ujian Nasional (UN) Tahun ajaran 2016/2017.

“Kita masih menunggu. Ibaratnya kalau salat itu kita makmum itu mengikuti imamnya (Pemerintah Pusat). Pendataan sudah, semua datanya kan dari Dapodik, sehingga kami meminta pihak sekolah terus melakukan pengecekan jangan sampai ada siswanya yang belum terdaftar,” ujar Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah Disdik Kota Semarang Sutarto, kemarin.

Langkah pendataan tersebut dimaksudkan sebagai upaya jaga-jaga sebelum turunnya keputusan resmi terkait moratorium UN. Jika moratorium UN tersebut ternyata baru ddiberlakukan pada tahun ajaran depan justru semuanya akan berantakan.

“Kalau diberhentikannya baru pada 2018 nanti malah kelabakan kita (terkait pendataan calon peserta UN). Ya ini buat jaga-jaga saja sebelum keterangan tertulisnya turun,” kata dia.

Dia menambahkan, moratorium UN secara resmi tentunya harus ada revisi dari PP 13 Tahun 2015 terkait UN yang terakhir dan hingga kini masih dipakai sebagai pijakan. “Sebelumnya yang jadi pijakan pada pelaksanaan UN adalah PP 19/2005 diubah dengan PP 32/2013 dan yang terakhir PP 13/2015. PP yang terakhir ini menyebutkan UN tak lagi menjadi penentu kelulusan siswa. Adapun PP yang terakhir ini masih kita jadikan pijakan karena jika moratorium, tentu akan ada revisi PP baru lagi,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Disdik Kota Semarang Bunyamin menyampaikan hingga saat ini pihaknya masih menunggu keputusan resmi pemerintah dalam hal penyelenggaraan ujian akhir masa studi bagi siswa SD, SMP, SMA/SMK sederajat. “Dan yang terpenting saat ini adalah bagaimana sekolah dan penyelenggara pendidikan menyiapkan fokus pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang digunakan,” tegas dia. (MJ-069)

Comments are closed.