Peduli Korban PHK, JWO Jateng Bagikan Paket Sembako

Semarang, Mediajateng.net, – Sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian kepada ribuan buruh di Kota Semarang yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pendemi virus Corona (Covid-19), Klub Otomotif Jeep Wrangler Owners (JWO) Jateng turut berempati memberikan bantuan berupa sembako.

Dengan mengendarai 10 Jeep, mereka mendatangi tiga kantor kecamatan di Kota Semarang yakni Gajahmungkur, Candisari dan Kecamatan Tugu untuk membagikan 250 paket sembako.

“Untuk menunjukan empati dan kebersamaan, kita membantu para korban covid-19 khususnya para buruh dan pekerja yang dirumahkan,” ujar Yuni Kendedes selaku pendiri JWO Jateng kepada mediajateng.net, Minggu (19/4/2020).

Didampingi Founder JWO, Billy Surwo dan salah satu anggota JWO Kisworo Rudiyanto, Yuni Kendedes mengatakan isi paket bantuan sembako yang dibagikan itu terdiri dari beras, minyak goreng, gula pasir, kopi, teh dan mie instan.

“Pendistribusian sembako kita serahkan kepada pihak kecamatan dan kelurahan. Sedangkan donasi kita peroleh secara swadaya yaitu sumbagan dari anggota seikhlasnya,” lanjut wanita cantik yang akrab disapa Tante Yuni ini.

Sementara itu Ketua JWO Jateng, Yanuar Muncar ketika dihubungi mengatakan, jika dirinya mendukung penuh kegiatan sosial yang dilakukan para anggotanya. Apalagi saat ini banyak masyarakat yang terdampak secara ekonomi sejak wabah virus corona.

Yanuar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini dengan tetap melakukan aktivitas di rumah.

“Saya mengajak seluruh anggota JWO serta warga Semarang untuk tetap bekerja, belajar dan beribadah di rumah sesuai anjuran pemkot Semarang untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, “ ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Camat Tugu, M. Imron menyampaikan terimakasih atas kepedulian Klub Otomotif JWO Semarang yang ikut berempati membantu para buruh yang terkena PHK. Pihaknya segera mendistribusikan sembako tersebut sesuai data yang tercatat agar tepat sasaran.

“Melihat banyaknya jumlah pekerja yang dirumahkan, bantuan dari berbagai elemen masyarakat sangat dibutuhkan. Meskipun Pemkot Semarang sendiri terus menyalurkan bantuan kepada warganya yang terkena dampak secara ekonomi akibat pendemi virus corona,” ujarnya usai penerimaan sembako.

Ia juga menghimbau kepada warganya untuk tetap tenang tidak usah panik dan tetap menaati peraturan pemerintah terkait pencegahan penyebaran virus corona, yakni memakai masker saat keluar rumah, menghindari kerumunan massa, mencuci tangan memakai sabun atau hand sanitizer dan tetap menjaga social distancing. (otg)