Jawa TengahSemarang

Nurul Hayat Gelar Halal Bihalal Untuk Umat Muslim Kembali Istiqomah Dalam Beribadah

×

Nurul Hayat Gelar Halal Bihalal Untuk Umat Muslim Kembali Istiqomah Dalam Beribadah

Sebarkan artikel ini

Media Jateng, Semarang – Halal Bihalal bukan hanya menjadi kesempatan bersilaturahmi dengan sesama umat muslim. Menurut Ustadz Burhan Ali Setiawan, Halal Bihalal menjadi pengingat bagaimana selama bulan Ramadhan, kita dimudahkan dalam setiap kegiatan ibadah.

 

“Dari kegiatan puasa hingga buka, Allah menjadikan pahala bagi kita menyediakannya. Begitu pula umat berbondong – bondong datang memadati mesjid.Membaca Al Qur’an dengan mudah kita lakukan. Beda yang terjadi sekarang, mesjid mulai sepi jamaah,” kata Ustadz Burhan Ali Setiawan, S.H.I M.H saat helaran acara halal bihalal di Masjid Baiturrahman, Semarang Ahad 27 April 2025.

 

Lebih lanjut, ia kembali mengingatkan agar umat muslim terus menghidupkan ruh dalam beribadah seperti saat bulan ramadhan.

 

“Kuncinya adalah selalu istiqomah dalam menjalankan ibadah,” tambah pihaknya.

 

Baca juga : Bandara Ahmad Yani Berstatus Internasional, Walikota Semarang Agustina Optimis Ekonomi Akan Tumbuh

 

Dalam kesempatan yang sama Kepala Cabang Nurul Hayat Semarang, Arfanu Romlan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk merajut silaturahmi dalam keluarga besar Keluarga Sejuk Nurul Hayat, yang terdiri dari para donatur, penerima manfaat, guru TPQ sebanyak 540 orang, serta 50 tahfidzul Qur’an (penghafal Al-Qur’an).

 

“Ini kegiatan yang penuh manfaat, dengan harapan dapat mempererat sinergi untuk membangun bersama, khususnya dengan para donatur yang kami undang,” ujar Arfanu Romlan saat ditemui usai acara.

 

NH Kota Semarang sendiri telah berdiri sejak tahun 2012 dan kini genap berusia 13 tahun. Pada Ramadan 2025, NH berhasil menghimpun zakat, infak, dan sedekah hampir mencapai Rp700 juta.

 

Penyaluran dana dilakukan sesuai akad yang disepakati, seperti untuk program takjil, zakat fitrah, maupun zakat maal.

 

Baca juga : Menghidupkan Kembali Warisan Karya Joko Pinurbo, Gramedia Gelar Perjamuan Setahun Sang Penyair di Yogyakarta

 

Sepanjang tahun 2024, NH Kota Semarang telah menyalurkan bantuan hampir Rp6 miliar untuk berbagai program.

 

Tidak hanya kepada lembaga, namun juga ke berbagai sektor, seperti pendidikan: melalui program beasiswa.

 

” Kami juga bergerak di bidang sosial yaitu pembangunan sumur bor di daerah kekeringan. Ketiga juga aktif melakukan kegiatan dakwah melalui kajian dan pengajian rutin. Untuk bidang kesehatan, kami juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang sakit dan tidak tercover BPJS.Untuk sektor ekonomi, kami memberikan bantuan modal usaha, seperti beternak domba,” jelas pihaknya.

 

Dalam mengelola dana umat, NH menerapkan prinsip kehati-hatian. Donatur percaya karena dana zakat, infak, dan sedekah dikelola secara amanah dan profesional.

 

Baca juga : Konfercab GP Ansor Grobogan Diwarnai Protes, Kubu Rinduwan Tolak Hasil Pemilihan

 

Untuk menjaga kemandirian lembaga, alokasi gaji karyawan NH diambil dari unit usaha NH, bukan dari dana donasi. Beberapa unit usaha tersebut meliputi penyediaan layanan aqiqah siap saji, penyelenggaraan umrah dan haji, serta bidang pendidikan.

 

Arfanu Romlan menambahkan, jika dana infak dan sedekah disalurkan secara pribadi, jumlahnya cenderung kecil.

 

“Namun, dengan menghimpun dana melalui lembaga resmi seperti NH, pemanfaatannya akan lebih besar, terstruktur, dan dampaknya lebih terasa di masyarakat,” tutup pihaknya.