Mengabdi di Kendal, Mahasiswa UPGRIS Kenalkan Teknologi Perikanan Unik Ini

KENDAL, Mediajateng.net – Kotoran ikan yang seringkali menimbulkan masalah karena bau dan membuat kolam menjadi kotor dan sisa pakan yang mengendap di kolam dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa KKN-PPM Universitas PGRI sebagai sumber nutrisi bagi tanaman dengan sistem aquaponik.

Dalam rangka pemberdayaan tambak di Kecamatan Rowosari khususnya di desa Tambaksari, mahasiswa KKN PPM Universitas PGRI Semarang telah menyelenggarakan program kerja aquaponik yang ditujukkan kepada masyarakat desa Tambaksari yang memiliki tambak.

Dengan mengusung tema “Aquaponik Sebagai Alternatif Pertanian dan Pertambakan Masa Depan” yang diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 4 Agustus 2018 berada didusun Losari yang bertempatkan di balaidesa dan belakang balaidesa Tambaksari.

“Aquaponik sendiri merupakan kombinasi antara akuakultur dengan hidroponik yang menghasilkan simbiosis mutualisme bagi tanaman dan ikan nya sendiri. Keuntungan yang didapatkan ikan yaitu kolam nya menjadi bersih dari kotoran dan sisa pakan, dan tanaman mendapatkan makanan atau nutrisi dari kotoran dan sisa pakan ikan itu sendiiri,” kata Baris, salah satu mahasiswa peserta KKN.

Dalam kegiatan pelatihan menggunakan ikan lele karena ikan lele mengkonsumsi pakannya tinggi, sehingga menghasilkan kotoran yang akan dimanfaatkan ikan sebagai nutrisi lebih tinggi.

Bentuk kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu dengan melakukan demonstrasi kepada masyarakat tentang cara pembuatan dan penerapan aquaponik yang diletakkan dipermukaan air tambak.

Warga yang hadir di balaidesa sangat antusiaS terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan, seperti pertanyaan tanaman apa saja yang dapat di tanam dengan cara aquaponik beserta alat apa saja yang digunakan.

Rohadi, salah satu warga yang hadir dan temasuk dalam salah satu penggerak budidaya lele mengatkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi pemilik tambak.

“Selain dapat memanen ikan kami ternyata dapat memanen tanaman yang dapat dimanfaatkan sendiri maupun diperjualbelikan dengan cara aquaponik tersebut,” katanya.