Korban Penipuan Oknum anggota DPRD Demak, Warga Sayung Mengadu ke LBH

DEMAK, Mediajateng.net – Merasa ditipu oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Demak, Anwar Sadad (32) warga Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Demak mengadukan ke LBH Demak Raya.

Persoalan tipu menipu itu, dipicu masalah utang piutang sejak tahun 2016 lalu. Oknum dewan berinisial MY itu, hutang sebesar Rp. 17.000.000 kepada Anwar Sadat dan berjanji akan secepatnya melunasi. Akan tetapi, janji tersebut tidak pernah ditepati oleh MY.

Anwar Sadat yang juga pengusaha di bidang penjualan hasil konveksi ini mengatakan, sekitar bulan Juni 2017 , oknum anggota DPRD tersebut, memesan sarung sebanyak 300 potong senilai Rp. 15.000.000. Adapun pesanan itu akan dilunasi setelah lebaran tepatnya pada bulan Juli 2017.

“Tetapi sampai usai lebaran 2018 ini, belum ada kejelasan kapan persoalan ini akan di selesaikan,” kata Sadat, Senin (2/7/2018).

Menurutnya, ia sudah cukup bersabar dalam menyelesaikan persoalan ini, bahkan dirinya juga sudah puluhan kali menagih dan menyambangi rumahnya untuk mengingatkan dan menagihnya, tidak ada respon dan itikat baik dari yang bersangkutan.

“Saya hanya meminta hak – hak saya, tapi dia malah bersikap meremehkan dan terkesan menghindar. Dia itu kan anggota dewan, harusnya jadi contoh yang baik, bukan hanya janji janji saja,” sesalnya.

Merasa hak-haknya dilanggar, sebelum kasus itu masuk ke ranah hukum, Anwar pun mengadu ke LBH Demak Raya, yang ditemui langsung oleh Haryanto, Advokat Publik LBH Demak Raya.

Haryanto sangat menyayangkan kasus yang menimpa Anwar Sadat. Jika yang disampaikan oleh korban itu benar, seharusnya sebagai anggota DPRD , MY harus bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, bukan malah sebaliknya.

“Kami akan meminta klarifikasi secara resmi kepada oknum anggota DPRD tersebut, biar persoalan ini cepet selesai,” kata Haryanto

Haryanto berharap, kasus yang melibatkan oknum anggota DPRD Demak ini adalah kasus terakhir yang masuk di kantornya , karena hal itu bisa menambah daftar buruk perilaku anggota dewan kita nantinya.

“Sebagai wakil rakyat, tentunya harus bisa jadi contoh yang baik bagi rakyatnya, ” ujarnya.

Sementara itu , Abdul Rokhim, Sekretaris LBH Demak Raya, menyatakan bahwa, jika yang disampaikan oleh Anwar Sadat itu benar, maka secara tidak langsung oknum anggota DPRD tersebut melanggar pasal 378 KUPidana.

Siapapun dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat ataupun dengan rangkaian kebohongan menggerakkan orang lain untuk menyerahkan sesuatu benda kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena penipuan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

“Setiap orang itu sama dihadapan hukum, termasuk anggota dewan sekalipun. Kami akan membantu saudara Anwar Sadat ini, untuk mendapatkan keadilan, terkait dengan persoalannya itu, ” tandasnya.