Kemarau Panjang, PDAM Tirta Moedal Gelar Sholat Minta Hujan

Semarang, Mediajateng.net, – Ratusan karyawan dan jajaran direksi PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, melakukan sholat istisqo atau shalat meminta hujan di halaman kantor Jalan Kelud Raya Sampangan, Semarang, Senin (15/10) siang.

Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya menyusul masih terjadinya kesulitan suplai air baku yang dialami PDAM Tirta Moedal Semarang selama musim kemarau panjang tahun ini.

Dengan khusyuk para karyawan mengikuti sholat yang dilakukan hampir mirip dengan sholat id ini. Seusai melaksanakan sholat dua rakaat rangkaian sholat juga diisi dengan ceramah dan doa untuk meminta supaya segera diberikan hujan.

Menurut Plt Direktur Utama PDAM Tirta Moedal, Muhammad Farchan, sudah tiga bulan lebih pihaknya mengalami kesulitan suplai air baku. Khususnya yang dari daerah Kudu karena mengandalkan air hujan.

Sehingga saat ini PDAM Tirta Moedal mengalami penurunan produksi hingga 50 persen dari keadaan normal. Untuk itulah melalui sholat istisqo ini ia berharap Allah SWT akan segera menurunkan hujan.

“Kekurangan air baku karena kemarau panjang. Dengan sholat ini kami semua berharap kemarau panjang segera berakhir dan hujan datang. Sehingga pasokan air ke warga Kota Semarang dari PDAM Tirta Moedal kembali lancar”, kata Farchan didampingi Pjs Dirtek PDAM Tirta Moedal, Kumbino.

Karena suplai air baku yang kurang ini sendiri, lanjut Farchan, sejumlah wilayah layanan PDAM Tirta Moedal sering terganggu suplai airnya.

“Bahkan di beberapa daerah Semarang bagian timur terpaksa harus diberlakukan penggiliran dua hingga tiga hari sekali untuk memperoleh air bersih’’, tandasnya. (ot/mj)