Jatipohon Indah, Alternatif Wisata Outdoor Yang Menawarkan Pemandangan Berbeda

GROBOGAN,Mediajateng.net- Bukan saja keindahan alam hutan dan perbukitan, tetapi obyek wisata bernuansa cinta di ujung utara Kabupaten Grobogan ini juga menawarkan keramahan dan ketenangan yang jauh dari hingar bingar perkotaan.
Yah,  Jatipohon Indah. Nama obyek wisata yang yang lebih dikenal dengan sebutan JPI ini juga menawarkan suasana camp yang penuh sensasi.
Mengandalkan cahaya alam yakni rembulan dan bintang, pecinta wisata outdoor akan lebih leluasa menikmati cahaya bintang yang menerangi di bumi kala malam.
“Tidak saja di siang hari keindahan lautan hutan jati yang terhempar di Gunung Kendeng atau tidak jarang disebut Barisan Seribu juga memanjakan mata ketika malam hari,” Jelas Hendy Hernandi, ketika ngecamp di bukit Katresnan bersama komunitas Wisata Grobogan.
Remaja yang rajin mengenalkan wisata di sudut timur Jawa Tengah ini mengaku keindahan wisata peninggalan Belanda yang ada sejak 1931 menjadi tempat asyik untuk berlibur yang tidak mencekik.
Cukup dengan biaya masuk Rp 5.000 per orang untuk bisa menikmati pesona Jatipohon secara lengkap, Jatipohon juga menarik ketika anda ingin berselfie ria dengan.backgroundnya.
Dwi Arofa, gadis berhijab yang ikut dalam camp semalam di puncak Gunung Kendeng itu juga menggambarkan keasyikan berkemah di titik tertinggi Kabupaten Grobogan dengan semalam tidur di dalam tenda yang dipasang di Gardu Pandang.
“Dari Gardu Pandang, anda bisa melihat matahari terbenam dan matahari terbit ” aku gadis berhijab ini.
Beny, pengelola obyek wisata JPI mengaku, JPI merupakan obyek wisata yang dikelola secara mandiri oleh warga desa. “JPI merupakan obyek wisata bernuansa cinta yang dibangun sejak jaman Belanda. Tidak saja hotel, namun juga tapak yang kemungkinan menjadi titik pantau pengamanan hutan dan wilayah oleh Belanda juga masih dapat ditemui,” ungkapnya (MJ.070)

 

Comments are closed.